Maruarar Klaim Dukungan Warga Sumut untuk Jokowi Sangat Signifikan

Jum'at, 23 Maret 2018 - 18:35 WIB
Maruarar Klaim Dukungan...
Maruarar Klaim Dukungan Warga Sumut untuk Jokowi Sangat Signifikan
A A A
JAKARTA - Di Sumatera Utara tingkat elektabilitas Jokowi sangat tinggi sekali yaitu mencapai 57,4%. Sementara elektabilitas Prabowo hanya 14%. Calon lain berada di bawah 1%. Bahkan bila dilakukan survei tertutup, masyarakat Sumatera Utara (Sumut) yang menginginkan kembali Jokowi menjadi Presiden mencapai 64%.

Demikian hasil survei Indo Barometer menggelar survei elektabilitas calon gubernur di Pilgub Sumut 2018. Survei juga menggunakan variabel peta politik Pilpres 2019 di Sumut.

Survei dilakukan pada tanggal 4-10 Februari 2018 lalu di 33 kabupaten kota di Provinsi Sumut dengan responden sebanyak 800 orang. Metode yang digunakan adalah multistage random sampling dengan margin of error sebesar +/- 3,46% dan tingkat kepercayaan 95%.

Menurut Politikus PDIP Maruarar Sirait, ini menunjukkan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) dipercaya rakyat Sumut. Jokowi benar-benar bekerja dan hasilnya dirasakan benar oleh rakyat.

"Sumatera Utara ini jumlah penduduknya terbesar keempat di Indonesia setelah Jawa Barat, Jawa Timur dan Jawa Tengah. Jadi dukungan ini sangat signifikan," ujar Maruarar saat menjadi pembicara dalam hasil survei Indobarometer terhadap Pilgub Sumut di Hotel Atlete Century, Senayan, Jakarta, Jumat (23/3/2018).

Pria yang akrab disapa Ara tersebut mengungkapkan bahwa di era Pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla upaya pemerataan ekonomi terus dilakukan. Ara melanjutkan setidaknya setidaknya ada empat program nyata yang telah dilakukan.

Pertama, di era Pemerintahan Jokowi-JK telah memberkan bantuan pendidikan berupa Kartu Indonesia Pintar (KIP). Melalui Program ini setidaknya ada 19 juta siswa kurang mampu dapat menikmati pendidikan.

Kedua di Pemerintahan Jokowi-JK telah memberikan bantuan dana kesehatan bagi rakyat Indonesia melalui Kartu Indonesia sehat (KIS). “Program ini telah dinikmati setidaknya 90 juta masyarakat kurang mampu,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Ara menjelaskan program yang ketiga yakni mengalokasikan anggaran desa sebesar Rp60 triliun. Menurutnya, hanya di era Pemerintahan Jokowi-JK yang mampu melakukan kebijakan tersebut.

“Kebijakan ini sangat penting untuk melakukan pemerataan ekonomi. Karena tidak mungkin ingin melakukan pemerataan tanpa membangun desa,” jelasnya.

Program keempat pemerataan ekonomi yang dilakukan Presiden Jokowi adalah membagikan sertifikat tanah kepada masyarakat. Kebijakan ini juga sangat penting, sebab esensi dari pemerataan adalah kepemilikan.

"Kita senang sebab rakyat puas dengan pemerintahan Jokowi-JK," ucap Maruarar.
(kri)
Berita Terkait
Refly Harun: Putusan...
Refly Harun: Putusan MA Sama Sekali Tak Pengaruhi Hasil Pilpres 2019
Survei Poltracking:...
Survei Poltracking: Mayoritas Pemilih Jokowi di Pilpres 2019 Dukung Ganjar-Mahfud
Ganjar Cerita Kedekatan...
Ganjar Cerita Kedekatan dengan Mahfud MD, Diskusi Cawapres Jokowi di Pilpres 2019
Kantor TPN Ganjar Pakai...
Kantor TPN Ganjar Pakai Markas Pemenangan Jokowi di Pilpres 2019
KAMI Tak Ambil Pusing...
KAMI Tak Ambil Pusing Dengar Nyinyiran Pendukung Pemerintah
Survei LSJ: 40,6 Persen...
Survei LSJ: 40,6 Persen Pendukung Jokowi di Pilpres 2019 Merapat ke Prabowo
Berita Terkini
Eks Wakil BGN Sony Sonjaya...
Eks Wakil BGN Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung Hari Ini
Slopaganda: Propaganda...
Slopaganda: Propaganda Massal di Era AI
Mutasi TNI: Marsdya...
Mutasi TNI: Marsdya M. Khairil Lubis Jabat Dansesko TNI, Marsda Muzafar Jadi Pangkogabwilhan II
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved