Penjelasan PAN Soal Zulkifli yang Minta Kader Salat Subuh di Masjid

Selasa, 06 Februari 2018 - 20:21 WIB
Penjelasan PAN Soal...
Penjelasan PAN Soal Zulkifli yang Minta Kader Salat Subuh di Masjid
A A A
JAKARTA - DPP Partai Amanat Nasional (PAN) mengklarifikasi pernyataan Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan yang meminta kadernya untuk rajin Salat subuh di masjid agar meraup suara pemilih dan tidak diambil oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Menurut Sekjen PAN, Eddy Soeparno, pernyataan Zulkifli itu disampaikan saat apel di hadapan 2.000 kader PAN di Malang. Menurut dia, pernyataan itu sebenarnya 'off the record' namun bocor ke publik karena dikutip oleh media.

"Jadi dalam pertemuan apel kader di malang, pak zulhas memberi kiat bagaimana calon legislatif berjuang membuahkan hasil," kata Eddy saat jumpa pers di Kawasan SCBD, Jakarta, Selasa (6/2/2018).

Eddy menjelaskan, dalam pernyataan tersebut, Zulkifli berbagi kiat dan strategi kepada kader dan calon anggota legislatif asal PAN agar rajin hadir ke Pengajian, takziyah kepada orang yang meninggal dan shalat berjamaah di Masjid. "Karena kader partai lain melakukan hal begitu," ujarnya.

Eddy mengatakan, terkait pernyataan Ketua MPR itu yang menyebut agar tak diambil PKS, dia menilai pernyataan itu justru untuk memotivasi kader PAN. Eddy percaya PKS akan memahami pernyataan PAN tersebut yang membuat hubungan dua partai ini tetap solid.

"Datanglah ke masjid untuk beribadah dan bersilaturahmi. Ini politik silaturahim dijalankan," tandasnya.

Seperti diketahui, Zulkifli meminta kader dan caleg untuk rajin salat subuh di masjid untuk meraih suara pemilih. Cara itu dilakukan agar suara pemilih tidak diambil oleh PKS.

"Kenapa magrib sama subuh di masjid? Kalau kamu magrib sama subuh nggak di masjid, orang-orang di masjid nanti suaranya diambil PKS semua," saat sambutan Apel di Gedung Kartini Kota Malang, Senin 5 Februari 2018.
(pur)
Berita Terkait
Deretan Gubernur dan...
Deretan Gubernur dan Menteri Hadiri Bimtek PAN di Bali
BM PAN Bersama Buruh...
BM PAN Bersama Buruh Dampingi Riyan Hidayat Ambil Formulir Caketum
PAN Gelar Kongres ke-VI...
PAN Gelar Kongres ke-VI di Jakarta, Ini Harapan BM PAN
Musda PAN Tak Digelar...
Musda PAN Tak Digelar Serentak, Tahap Pertama Hanya 16 Daerah
PAN Didesak Percepat...
PAN Didesak Percepat Proses PAW Hanafi Rais
Pengamat Nilai Komunikasi...
Pengamat Nilai Komunikasi PAN Kedepankan Politik Kerukunan Bangsa
Berita Terkini
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Terungkap! Andri Mulyono...
Terungkap! Andri Mulyono Kongkalikong dengan PPK untuk Dapat Proyek Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung Tetapkan Penyedia...
Kejagung Tetapkan Penyedia Motor Listrik MBG Andri Mulyono Jadi Tersangka
Stafsus Menag: Kunjungan...
Stafsus Menag: Kunjungan Presiden Jerman ke Istiqlal Perkuat Diplomasi Agama RI-Jerman
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved