Sisa 2 Tahun Kabinet Kerja Harus Terbebas dari Persepsi Negatif

Kamis, 11 Januari 2018 - 09:19 WIB
Sisa 2 Tahun Kabinet...
Sisa 2 Tahun Kabinet Kerja Harus Terbebas dari Persepsi Negatif
A A A
JAKARTA - Pengamat Politik Kedai KOPI (Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia) Hendri Satrio menilai sedikit banyak pemanggilan menteri di Kabinet Kerja oleh penegak hukum akan mencoreng kabinet itu sendiri. Yang terbaru, Menkumham Yasonna Laoly kemarin dipanggil oleh KPK untuk menjadi saksi tersangka mega korupsi e-KTP Direktur Utama PT Quadra Solution, Anang Sugiana Sediharjo.

"Bersihkan menteri di Kabinet Kerja yang belepotan dengan kasus hukum," ujar dia dalam keterangan yang diterima SINDOnews, Kamis (11/1/2018).

Hendri mengatakan, bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) harus dapat bersikap tegas terhadap menterinya yang tidak fokus kerja karena tersandung kasus dugaan korupsi. Pasalnya sisa Kepemimpinan kabinet Jokowi tinggal dua tahun lagi, Kabinet Kerja harus terbebas dari persepsi negatif.

"Karena Kabinet Kerja yang menyisakan waktu dua tahun menteri-menteri yang bebas dari korupsi," tegas Hendri.

Hendri juga menjelaskan menteri-menteri yang tersandera kasus dugaan korupsi di KPK secara otomatis akan mencoreng citra bersih Presiden Jokowi. "Tentu kalau tersandera kasus korupsi akan merusak citra presiden. Sekarang ini orang tidak kapok-kapok dengan kasus korupsi, maka Jokowi harus tegas. Kalau tidak akan tercoreng namanya," imbuh dia.

Apalagi, kata Hendri, jika menteri tersebut sampai menyandang status tersangka di KPK. Jika demikian, Presiden Jokowi harus bertindak tegas terhadap para pembantunya yang terseret kasus korupsi.

"Sebaiknya Jokowi memecat, kalau tidak maka namanya akan jelek. Apalagi kalau sudah tersangka, langsung pecat saja, tidak perlu menunggu vonis," tegasnya.

Menurutnya, sikap tegas Jokowi terhadap menterinya yang tersandung kasus dugaan korupsi bisa berdampak pada elektabilitasnya di Pilpres 2019 nanti. "Itu menunjukkan presidennya bersih. Kalau tidak pecat, maka Jokowi dianggap melindungi koruptor. Karena ini menyangkut citra, kalau tidak tegas maka bisa jadi Jokowi tidak terpilih pada 2019," tegasnya.
(kri)
Berita Terkait
JK soal Kabinet Merah...
JK soal Kabinet Merah Putih: Nanti 6 Bulan Baru Kita Bisa Menilai
Reshuffle Kabinet, Presiden...
Reshuffle Kabinet, Presiden Lantik 2 Menteri 1 Kepala Lembaga
Jokowi Lantik Dua Menteri...
Jokowi Lantik Dua Menteri dan Tiga Wakil Menteri Kabinet Indonesia Maju
JK Sentil Wacana Kabinet...
JK Sentil Wacana Kabinet Prabowo Diisi 40 Menteri: Artinya Bukan Kabinet Kerja tapi Politis
Penilaian 6 Menteri...
Penilaian 6 Menteri Baru di Mata Jokowi
Reshuffle Kabinet, PKS...
Reshuffle Kabinet, PKS Sarankan Jokowi Libatkan KPK Pilih Calon Menteri
Berita Terkini
Inovasi AI Sampah Semarang...
Inovasi AI Sampah Semarang Raih Guangzhou Award 2026
Reaksi Praperadilan...
Reaksi Praperadilan Roy Suryo, Ade Darmawan: Jangan Senang Dulu, Pokok Perkara Tidak Gugur
Pengamat Militer dan...
Pengamat Militer dan Intelijen: Kunjungan PM India ke Indonesia Fokus pada 5 Pilar Utama
Kortas Tipikor Tetapkan...
Kortas Tipikor Tetapkan Eks Dirut PTPN XI Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pabrik Gula Assembagoes
NU, Antara Tradisi Pesantren,...
NU, Antara Tradisi Pesantren, Profesionalisme Organisasi, dan Kemandirian Ekonomi
KPK Geledah Kantor Suhardiman...
KPK Geledah Kantor Suhardiman Amby hingga Rumah Tersangka Kasus Bupati Kuansing
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved