Koalisi PKS, PAN, Gerindra Berpotensi Patah di Tengah Jalan

Rabu, 27 Desember 2017 - 18:18 WIB
Koalisi PKS, PAN, Gerindra...
Koalisi PKS, PAN, Gerindra Berpotensi Patah di Tengah Jalan
A A A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Voxpol Center Reseacrh and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago menilai Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Gerindra berpeluang besar berkoalisi pada Pemilu 2019.

Apalagi, kata dia, ketiga partai tersebut dianggap cukup untuk mengusung calon presiden sendiri. Pertanyaanya, kata dia, mampukah mereka mengusung calon presiden yang menjadi lawan seimbang Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Kalau Gerindra kan jelas, mereka akan mengusung Prabowo. Tinggal wakilnya, bisa dari kader PAN dan bisa dari kader PKS," kata Pangi kepada SINDOnews, Rabu (27/12/2017).

Kendati demikian, dia yakin tidak ada koalisi permanen. Semuanya didasarkan atas kepentingan pragmatis. Pangi mengambil contoh Koalisi Merah Putih (KMP), kelompok partai politik pengusung Prabowo Subianto pada Pilpres 2014 yang akhirnya bubar.

Menurut Pangi, kondisi serupa bisa dialami koalisi yang sedang digalang PKS, PAN, Gerindra. "Koalisi Gerindra, PKS dan PAN menurut saya juga ada potensi mengalami patahan di tengah jalan. Belum tentu mereka solid semua yang tergabung dalam koalisi mengusung capres," tandasnya. (Baca juga: PKS, PAN, dan Gerindra Berpeluang Koalisi di 2019 )

Dia berpendapat ada potesi salah satu parpol akan meninggalkan koalisi jika calon pilihannya tidak menjadi calon wakil Prabowo pada Pilpres 2019.

Pada sisi lain, Pangi menilai ketiga partai tersebut sepertinya ingin terlihat berbeda dibandingan dengan koalisi parpol pengusung pemerintah.

"Terlihat dalam kontestasi electoral pilkada terlihat mereka juga memaksakan dan asal beda. Sehingga mereka memaksa diri membuat poros baru di luar poros partai koalisi pengusung pemerintah. Walaupun kader mereka enggak menjual dan tak punya kans untuk terpilih tetap mereka paksakan mengusung figur atau sosok alternatif lain di luar koalisi yang ada," tuturnya.
(dam)
Berita Terkait
Setelah PAN dan Gerindra,...
Setelah PAN dan Gerindra, PKS Perkuat Koalisi Andi Utta-Edy Manaf
Gaet Tokoh Muda hingga...
Gaet Tokoh Muda hingga Artis, Parpol Mulai Pikat Milenial untuk 2024
Konstitusi Tak Kenal...
Konstitusi Tak Kenal Oposisi, Pantas Saja Demokrat, PKS dan PAN Memble
Mars dan Hymne Baru...
Mars dan Hymne Baru PKS Bergema di Markas Gerindra, Begini Respons Prabowo
Siti Zuhro: Koalisi...
Siti Zuhro: Koalisi PKS dan Gerindra di 2019 Kecil Kemungkinan Terulang di 2024
PKS Gelontorkan Bantuan...
PKS Gelontorkan Bantuan untuk Warga Jateng
Berita Terkini
Indonesia Kompeten 2045,...
Indonesia Kompeten 2045, Wamenaker Dorong Kampus Perkuat Sertifikasi Kompetensi
Kecewa JPU Tolak Pledoi,...
Kecewa JPU Tolak Pledoi, Nadiem Makarim: Fakta Persidangan Diabaikan
Wamenkum Ungkap Alasan...
Wamenkum Ungkap Alasan Usia Pensiun Kapolri Bisa Diperpanjang
Prabowo Terima Surat...
Prabowo Terima Surat Kepercayaan 9 Duta Besar Negara Sahabat
Jaga Kredibilitas Negara,...
Jaga Kredibilitas Negara, Pengamat Dukung Kejagung Usut Korupsi MBG
PDIP: UU Polri Harus...
PDIP: UU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved