Korupsi Rp2,7 Triliun Mantan Bupati Konawe Utara melalui Transfer

Rabu, 04 Oktober 2017 - 19:37 WIB
Korupsi Rp2,7 Triliun...
Korupsi Rp2,7 Triliun Mantan Bupati Konawe Utara melalui Transfer
A A A
JAKARTA - Aliran dana yang diduga hasil korupsi dan ke kantong mantan Bupati Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, Aswad Sulaiman disinyalir melalui via transfer rekening bank. Dalam pengembangan penyidikan, tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan indikasi transfer berulang kali.

Transfer uang haram itu melalui tangan orang dekat Aswad. "Pemberian melalui orang dekat dengan transfer berulang kali," kata juru bicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan di gedung KPK, Rabu (4/10/2017).

Aswad sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus penyelewengan perizinan eksplorasi, eksploitasi dan produksi tambang nikel di wilayah Kecamatan Langgikima dan Molawe. Penerbitan 30 izin kuasa pertambangan kepada 8 perusahaan berlangsung pada 2007-2014. Perbuatan Aswad telah merugikan keuangan negara sebesar Rp2,7 triliun. (Baca juga: Kasus Dugaan Korupsi Eks Bupati Konawe Utara Lebih Besar dari e-KTP )

Kerugian berasal dari adanya tunggakan pajak, tidak membayar royalty, dan mengabaikan reklamasi lokasi tambang. Terungkap juga dalam penyidikan Aswad diduga menerima suap Rp13 miliar. Suap ini untuk melicinkan izin kuasa pertambangan yang diterima delapan perusahaan.

Febri menambahkan pada hari ini tim KPK kembali melakukan penggeledahan di Konawe Utara. Dalam penggeledahan di Kantor Bapedalda Konawe Utara, tim KPK kembali menyita sejumlah dokumen penting terkait perizinan aspek lingkungan hidup.

Dalam giat penindakan itu KPK juga memeriksa enam saksi. "Penggeledahan berlangsung pukul 09.00 hingga 17.00 waktu setempat. Penggeledahan ini merupakan yang ketiga kalinya," ujarnya. (Baca juga: KPK Ungkap Modus Dugaan Korupsi Eks Bupati Konawe )

Rencananya dalam waktu dekat KPK memeriksa tersangka di gedung Merah Putih Jakarta. Selain kasus korupsi, materi pemeriksaan juga terkait kasus suap Rp13 miliar.
(poe)
Berita Terkait
KPK Kembali Dipimpin...
KPK Kembali Dipimpin oleh Jenderal Polisi
Dewas KPK Beri 571 Izin...
Dewas KPK Beri 571 Izin Penyadapan, Penggeledahan hingga Penyitaan
KPK Ungkap Ada 8% Pejabat...
KPK Ungkap Ada 8% Pejabat BUMD Tersangkut Korupsi
KPK Gaet 4 Kementerian...
KPK Gaet 4 Kementerian dan KSP Teken Komitmen Pencegahan Korupsi
KPK Sayangkan Masih...
KPK Sayangkan Masih Ada Pejabat yang Korupsi
KPK Hentikan Penyidikan...
KPK Hentikan Penyidikan Kasus Izin Tambang di Konawe Utara
Berita Terkini
Belum Ditahan, di Mana...
Belum Ditahan, di Mana Febrie Adriansyah usai Jadi Tersangka Korupsi?
ASN Diizinkan Antar...
ASN Diizinkan Antar Anak di Hari Pertama Sekolah, Menteri PANRB: Tak Boleh Mengurangi Kualitas Pelayanan Publik
30 Pati TNI AU Naik...
30 Pati TNI AU Naik Pangkat, Danlanud Sultan Hasanuddin Pecah Bintang
Kejagung Janji Profesional...
Kejagung Janji Profesional Usut Kasus Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah
BMKG Prediksi Curah...
BMKG Prediksi Curah Hujan Tetap Rendah di Wilayah Indonesia pada Pertengahan Juli 2026
Prabowo Panggil Menhan,...
Prabowo Panggil Menhan, Kapolri, hingga Jaksa Agung di Istana Malam Ini, Ada Apa?
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved