Pimpinan KPK dan Pendukungnya Diminta Jangan Cengeng

Rabu, 27 September 2017 - 17:08 WIB
Pimpinan KPK dan Pendukungnya...
Pimpinan KPK dan Pendukungnya Diminta Jangan Cengeng
A A A
JAKARTA - Semua pihak diminta menghormati dan menerima hasil rapat Paripurna DPR. Dalam rapat Paripurna DPR itu menerima laporan untuk memperpanjang masa kerja Panitia Khusus (Pansus) angket DPR tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Anggota Komisi III DPR, Ahmad Sahroni mengatakan, Pansus angket DPR tetap akan meminta keterangan dari pimpinan KPK. Menurutnya Pansus angket ingin meminta klarifikasi seputar kejanggalan yang ditemukan terkait penyelidikan, penyidikan maupun pengelolaan anggaran KPK.

"KPK dan pendukungnya jangan cengeng dan tarik-tarik presiden dalam pusaran masalah KPK,” ujar Sahroni, Jakarta, Rabu (27/9/2017).

Dia berharap pimpinan KPK tidak perlu khawatir dengan pemanggilan tersebut jika merasa telah bekerja sesuai prosedur hukum yang berlaku. Bahkan, kata dia Pansus angket bersedia menggelar secara tertutup pertemuan dengan pimpinan KPK jika ada keterangan yang disampaikan pimpinan KPK dirasa sensitif dan memengaruhi keamanan bangsa.

“Sebenarnya kalau memang tidak ada apa-apa, datang saja ke Pansus, mari duduk dan jelaskan apa yang menjadi pertanyaaan dari Pansus,” ucapnya.

Terkait jangan dilibatkannya dalam persoalan Pansus Hak Angket KPK, dikemukakan Sahroni presiden telah bersikap benar dengan berkali-kali menyampaikan bahwa kewenangan itu berada di ranah legislator.

Dia juga mengapresiasi pernyataan Wakil Presiden Jusuf Kalla mengenai perpanjangan masa kerja Pansus angket. Menurutnya, JK sudah menegaskan perpanjangan masa kerja Pansus angket adalah kewenangan internal DPR. (Baca: Soal Perpanjangan Masa Kerja Pansus KPK, Fahri Hamzah Tuai Protes)

Dia menambahkan, JK juga tidak mempersoalkan mengenai anggaran yang dibutuhkan terkait perpanjangan masa kerja Pansus angket tersebut. "Kan anggaran DPR cukup besar," katanya.
(kur)
Berita Terkait
Budi Santoso: Revisi...
Budi Santoso: Revisi UU KPK Berhubungan Erat dengan Hasil Pansus Angket DPR
Soal Pansus Hak Angket...
Soal Pansus Hak Angket Haji, Jokowi: Itu Hak DPR
Respons Menag Yaqut...
Respons Menag Yaqut soal DPR Bentuk Pansus Angket Pengawasan Haji
Tolak Pansus Hak Angket...
Tolak Pansus Hak Angket Minyak Goreng, PKB Pilih Bentuk Panja
Usut Transaksi Janggal...
Usut Transaksi Janggal Rp349 Triliun, Hinca Dorong Bentuk Pansus Hak Angket
DPR Resmi Sahkan Pansus...
DPR Resmi Sahkan Pansus Hak Angket Haji 2024 untuk Selidiki Penyalahgunaan Kuota Jemaah
Berita Terkini
Apresiasi Pelaksanaan...
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Dugaan Keterkaitan Eks...
Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus dengan Sejumlah Kasus Korupsi Disorot
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Putuskan Ajukan Praperadilan
Perhitungan Kerugian...
Perhitungan Kerugian Negara Dipertanyakan, Pengamat Dorong Reformasi Audit BPKP
Wamendagri: Indonesia...
Wamendagri: Indonesia Punya Satu Kesempatan Manfaatkan Bonus Demografi Menuju Negara Maju
Infografis
3 Kejanggalan Penanganan...
3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, KPK Diminta Bertindak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved