Mabes Polri: Pertemuan dengan Lukas Enembe Bahas Keamanan Papua

Jum'at, 15 September 2017 - 22:26 WIB
Mabes Polri: Pertemuan...
Mabes Polri: Pertemuan dengan Lukas Enembe Bahas Keamanan Papua
A A A
JAKARTA - Mabes Polri membenarkan adanya pertemuan antara Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Gubernur Papua Lukas Enembe, dan Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Paulus Waterpao yang fotonya tersebar luas ke publik, Kamis (14/9/2017). Foto itu memicu kontroversi karena saat ini penyidik Bareskrim Mabes Polri tengah memeriksa Gubernur Papua Lukas Enembe sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi APBD 2013-2016.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Polisi Rikwanto mengungkapkan pertemuan tersebut hanya membahas aspek keamanan wilayah Papua menjelang penyelenggaran Pilkada 2018 mendatang. Ia menegaskan pertemuan tersebut tidak membahas dukungan terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Pilpres 2019 serta penandatanganan 16 poin komitmen dengan Lukas Enembe selaku Gubenur Papua.

"Jadi pertemuan itu terkait diselenggarakan Pilkada serentak pada 2018, Polri dan BIN memandang perlu dilakukan konsolidasi terutama menyangkut dengan aspek keamanan," kata Rikwanto kepada wartawan di Mabes Polri, Jumat (15/9/2017).

Dia menjelaskan, berdasarkan catatan ada beberapa konflik horizontal yang terjadi di Papua akibat dampak dari Pilkada 2017 seperti di Lany Jaya, Intan Jaya dan Puncak Jaya. "Pertemuan antara Kapolri, Kapala BIN, Gubernur Papua Lukas Enembe dan Irjen Paulus Waterpauw, selaku putra daerah Papua adalah untuk mencari solusi terkait pencegahan, penanganan dan antisipasi konflik horizontal," terangnya. (Baca juga: Bertemu Kepala BIN, Gubernur Papua Berdiskusi Menjaga Persatuan )

Sebelumnya, beredar informasi adanya pertemuan pejabat tersebut di kediaman Kepala Bidang Budi Gunawan, di Jakarta Selatan. Bahkan foto-foto pertemuan mereka sudah beredar luas. Kabarnya, selain membahas keamanan Papua juga ada agenda lebih jauh dari itu.

Mulai dari kesetiaan pada NKRI, Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika sampai pada komitmen “mengamankan" Presiden Jokowi dan PDIP pada Pemilu 2019. Juga rencana memasangkan Lukas Enembe dengan Kapolda Sumut Irjen Paulus Waterpauw di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Papua 2018. Termasuk menghentikan semua proses hukum yang sedang terjadi atas Lukas Enembe.

Rikwanto menegaskan bahwa informasi itu tidak benar (hoax). "Jadi tidak benar kabar itu," tegasnya.
(poe)
Berita Terkait
Refleksi 74 Tahun Polri,...
Refleksi 74 Tahun Polri, Peran Intelijen dan Binmas Jadi Ujung Tombak
HUT ke-74 Bhayangkara,...
HUT ke-74 Bhayangkara, Ini Catatan Kritis Kontras Terhadap Kinerja Polri
Polri Akan Menghidupkan...
Polri Akan Menghidupkan Kembali Pam Swakarsa
Antisipasi Kerusuhan,...
Antisipasi Kerusuhan, Kapolri Diminta Evaluasi Kinerja Para Kapolda
Kelompok Anarcho Ancam...
Kelompok Anarcho Ancam Lakukan Penjarahan, IPW: Ada Sesuatu yang Aneh
Pakar Hukum Tata Negara...
Pakar Hukum Tata Negara Ingatkan Bahaya Pembentukan Dewan Keamanan Nasional
Berita Terkini
Penguatan Kualitas Lulusan...
Penguatan Kualitas Lulusan Terus Digencarkan SGU
Cerita Megawati Pergoki...
Cerita Megawati Pergoki Intelijen: Hidup Saya Ini Diinteli Terus
Pakar Hukum: Secara...
Pakar Hukum: Secara Yuridis Pemeriksaan Mantan Jampidsus Tak Perlu Izin Kapolri dan Pejabat Negara Lainnya
Anggaran Rehab-Rekon...
Anggaran Rehab-Rekon Mulai Didistribusikan, Tito Minta K/L Informasikan Rencana Program pada Kepala Daerah
Roy Suryo: Rismon Tak...
Roy Suryo: Rismon Tak Layak Jadi Saksi di Kasus Ijazah Jokowi
Menteri Dody Ungkap...
Menteri Dody Ungkap Masalah Internal Kementerian PU Sangat Serius, Bongkar Berbagai Kasus termasuk Korupsi
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved