Dugaan Suap di Kemenhub, Jokowi Bisa Beri Peringatan Keras Menterinya
Rabu, 30 Agustus 2017 - 12:29 WIB
Dugaan Suap di Kemenhub, Jokowi Bisa Beri Peringatan Keras Menterinya
A
A
A
JAKARTA - Praktik dugaan suap di Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengundang keprihatinan sejumlah pihak. Persoalan ini seharusnya menjadi perhatian Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Direktur Eksekutif Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago mengatakan, Jokowi perlu mengingatkan para menteri agar membersihkan internalnya dari praktik suap. Bahkan, kata dia Jokowi perlu memberikan peringatan tegas kepada menteri yang anak buahnya terjerat persoalan korupsi.
"Ini adalah sinyal peringatan dini bagi menteri di institusi kementerian tersebut untuk kembali mengingatkan pejabat kementerian jangan coba-coba bermain di zona berbahaya," ujar Pangi kepada SINDOnews melalui telepon, Rabu (30/8/2017). (Baca: Ini Kronologi OTT Dirjen Hubla Kemenhub)
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Dirjen Perhubungan Laut (Hubla) Kemenhub Antonius Tonny Boediono. Dalam penangkapan itu KPK berhasil menyita uamh sejumlah Rp20 miliar.
Direktur Eksekutif Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago mengatakan, Jokowi perlu mengingatkan para menteri agar membersihkan internalnya dari praktik suap. Bahkan, kata dia Jokowi perlu memberikan peringatan tegas kepada menteri yang anak buahnya terjerat persoalan korupsi.
"Ini adalah sinyal peringatan dini bagi menteri di institusi kementerian tersebut untuk kembali mengingatkan pejabat kementerian jangan coba-coba bermain di zona berbahaya," ujar Pangi kepada SINDOnews melalui telepon, Rabu (30/8/2017). (Baca: Ini Kronologi OTT Dirjen Hubla Kemenhub)
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Dirjen Perhubungan Laut (Hubla) Kemenhub Antonius Tonny Boediono. Dalam penangkapan itu KPK berhasil menyita uamh sejumlah Rp20 miliar.
(kur)