OTT Hanya Dua Kali dalam 6 Bulan, KPK: Penjahatnya Lebih Pintar

Kamis, 07 Agustus 2025 - 07:33 WIB
loading...
OTT Hanya Dua Kali dalam...
KPK mengungkapkan alasan hanya dua kali melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada semester pertama tahun 2025. Menurut KPK, penjahatnya lebih pintar. Ilustrasi/Dok SindoNews
A A A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) mengungkapkan alasan hanya dua kali melakukan Operasi Tangkap Tangan ( OTT ) pada semester pertama tahun 2025. Menurut KPK, penjahatnya lebih pintar.

Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto mengatakan, hal itu tidak lepas dari kecerdikan para koruptor dalam menjalankan praktik rasuahnya. "Yang pasti penjahatnya lebih pintar," kata Fitroh kepada wartawan, Rabu (6/8/2025).

Menurutnya, para koruptor kini menggunakan media yang sulit dilakukan penyadapan dalam melakukan komunikasi. "Orang-orang yang berencana melakukan tindak pidana korupsi itu tidak dilakukan dengan media-media yang bisa dilakukan penyadapan, itu memang kendala," ujarnya.

Kendati begitu, KPK tidak hanya mengandalkan penyadapan guna melakukan operasi senyap. "Tentu ada upaya lain, tidak harus kemudian mengandalkan penyadapan," ucapnya.

Baca Juga: OTT di OKU Sumsel, KPK Tetapkan 6 Tersangka

Sebelumnya, KPK menyampaikan permohonan maaf lantaran baru dua kali menggelar operasi tangkap tangan (OTT) sepanjang enam bulan pertama tahun 2025.

Hal itu sebagaimana disampaikan Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto saat konferensi pers Capaian Kinerja KPK Semester I Tahun 2025 pada Rabu (6/8/2025). "Sepanjang semester I juga telah melakukan dua kegiatan operasi tangkap tangan. Dan teman-teman sudah mengikuti semua ya, mohon maaf baru dua."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tersangka Kuota Haji...
Tersangka Kuota Haji Ajukan Praperadilan, KPK Tegaskan Penggeledahan Berdasarkan Aturan
KPK Dorong Perbaikan...
KPK Dorong Perbaikan Sistem Pembiayaan Politik, Termasuk Pembatasan Biaya Kampanye
Laporan Gratifikasi...
Laporan Gratifikasi Menhut Raja Juli Ditolak, KPK Ungkap Alasannya
Laporan Amplop Menhut...
Laporan Amplop Menhut Raja Juli, KPK: Yang Dilaporkan hanya Berita Acara Pengembalian, Nominalnya Tidak
Periksa Anggota BPK...
Periksa Anggota BPK Bobby Rizaldi, KPK Dalami Dugaan Pengaturan Opini WTP Pemkab Muara Enim
Hendardi Beberkan 3...
Hendardi Beberkan 3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah oleh Kejagung: Keberanian KPK Sedang Diuji
3 Kejanggalan Penanganan...
3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, KPK Diminta Bertindak
Marak Kepala Daerah...
Marak Kepala Daerah Terjerat OTT, Mendagri Dorong Pembatasan Biaya Kampanye
Kasus Dugaan Korupsi...
Kasus Dugaan Korupsi Bupati Fadia Arafiq Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Semarang
Rekomendasi
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan Rp2,61 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
2 Tentaranya Tewas,...
2 Tentaranya Tewas, AS Luncurkan Serangan Baru untuk Menghukum Iran dengan Cepat
Mbappe Lewati Messi...
Mbappe Lewati Messi Jadi Pemain Tersubur Sepanjang Piala Dunia, Ini Komentarnya
Berita Terkini
Kejagung: Febrie Adriansyah...
Kejagung: Febrie Adriansyah Baru Tersangka Dugaan Korupsi dan TPPU Asabri
Daftar 25 Perwira TNI...
Daftar 25 Perwira TNI AL Pecah Bintang usai Upacara Kenaikan Pangkat Juli 2026
Tersangka Kuota Haji...
Tersangka Kuota Haji Ajukan Praperadilan, KPK Tegaskan Penggeledahan Berdasarkan Aturan
Pengamat: Kapolri Tak...
Pengamat: Kapolri Tak Kriminalisasi Febrie, Penetapan Tersangka Sesuai KUHAP
Wakil Ketua Komisi VIII...
Wakil Ketua Komisi VIII DPR: Integrasi Zakat-Pajak Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Umat
Asrul Azis Taba Tersangka...
Asrul Azis Taba Tersangka Kasus Kuota Haji Kembali Ajukan Praperadilan
Infografis
6 Amalan Sunnah yang...
6 Amalan Sunnah yang Dianjurkan di Bulan Muharram
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved