Bekerja Sesuai Jadwal, Pansus KPK Tak Terpengaruh Penilaian ICW

Senin, 28 Agustus 2017 - 11:03 WIB
Bekerja Sesuai Jadwal,...
Bekerja Sesuai Jadwal, Pansus KPK Tak Terpengaruh Penilaian ICW
A A A
JAKARTA - Panitia khusus (Pansus) hak angket DPR terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus bekerja sesuai jadwal. Pansus juga tetap fokus dengan penyelidikannya yang meliputi aspek kelembagaan, kewenangan, sumber daya manusia (SDM) dan anggaran KPK.

Ketua Pansus Angket KPK, Agun Gunandjar Sudarsa berharap berdasarkan, data dan fakta yang dimiliki Pansus, ke depan bisa tercipta suatu lembaga yang benar dalam sistem hukum nasional. Lembaga hukum, kata dia yang mengacu kepada pengaturan UUD 1945, taat pada aturan hukum dan HAM dalam menjalankan kewenangannya.

"Serta didukung anggaran yang dikelola dan teraudit dan terukur kinerjanya," ujar Agun, Jakarta, Senin (28/8/2017).

Dia mengatakan, selama 15 tahun KPK sudah bekerja memasuki dua dasawarsa reformasi. Menurutnya diusia yang selama itu seharusnya KPK sudah memiliki indeks prestasi pemberantasan korupsi dibanding negara lain yang kurang dari 10 tahun.

"Mana dan berapa uang negara yang diselamatkan? Kemana barang-barang rampasan dan sitaan?" ucapnya.

Sikap yang sama juga disampaikan anggota Pansus Angket KPK dari Fraksi Partai NasDem, Ahmad Sahroni. Dia menegaskan selama ini Pansus Angket bekerja sesuai perundang-undangan.

Atas dasar itu dia mengkritik sikap Lembagas Swadaya Masyarakat (LSM) Indonesia Corrupstion Watch (ICW) yang menilai negatif terhadap kinerja Pansus Angket. Sebaliknya, kata dia LSM seharusnya bersikap cerdas menyikapi hal-hal yang ada pada Pansus Angket.

Menurutnya tujuan dari Pansus Angket bukan untuk melemahkan KPK. Namun sebaliknya, Pansus Angket ingin menjadikan KPK lebih baik di masa mendatang. (Baca: Bahas Perlindungan Saksi KPK, Pansus Gelar Rapat dengan LPSK)

"LSM kok mau evalusi Pansus Angket KPK. Jangan diputar-putar dan jangan panik lah ya LSM. Kami bekerja sesuai dengan UU," ucap Sahroni.
(kur)
Berita Terkait
Budi Santoso: Revisi...
Budi Santoso: Revisi UU KPK Berhubungan Erat dengan Hasil Pansus Angket DPR
Soal Pansus Hak Angket...
Soal Pansus Hak Angket Haji, Jokowi: Itu Hak DPR
Respons Menag Yaqut...
Respons Menag Yaqut soal DPR Bentuk Pansus Angket Pengawasan Haji
Tolak Pansus Hak Angket...
Tolak Pansus Hak Angket Minyak Goreng, PKB Pilih Bentuk Panja
Usut Transaksi Janggal...
Usut Transaksi Janggal Rp349 Triliun, Hinca Dorong Bentuk Pansus Hak Angket
DPR Resmi Sahkan Pansus...
DPR Resmi Sahkan Pansus Hak Angket Haji 2024 untuk Selidiki Penyalahgunaan Kuota Jemaah
Berita Terkini
Eks Waka BGN Sony Sonjaya...
Eks Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan JC, Sebut 20 Nama Besar Diduga Terlibat Korupsi
Majelis Etik Ungkap...
Majelis Etik Ungkap Hery Susanto Perintahkan Pegawai Ombudsman Tak Sentuh Program MBG
OTT di Muara Enim, KPK...
OTT di Muara Enim, KPK Tangkap 10 Orang Termasuk Bupati Edison
Tangis Nanik S Deyang...
Tangis Nanik S Deyang Pecah setelah Dilantik Prabowo sebagai Kepala BGN
Anwar Abbas Apresiasi...
Anwar Abbas Apresiasi Kejagung Tangkap Petinggi BGN: Bukti Hukum Tidak Pandang Bulu
Bupati Muara Enim Edison...
Bupati Muara Enim Edison Terjaring OTT KPK
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved