Alasan Gerindra Konsisten dengan Presidential Threshold 0%

Senin, 12 Juni 2017 - 11:46 WIB
Alasan Gerindra Konsisten...
Alasan Gerindra Konsisten dengan Presidential Threshold 0%
A A A
JAKARTA - Penghapusan syarat ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold) dinilai perlu untuk memunculkan banyak calon presiden (capres). Sehingga, masyarakat memiliki banyak pilihan dalam Pemilu Presiden (Pilpres) mendatang.

Maka itu, Fraksi Partai Gerindra konsisten menawarkan penghapusan presidential threshold alias 0%. "Supaya beri kesempatan kepada anak bangsa terbaik untuk juga bisa dipilih," kata Anggota DPR F‎arry Djemi Francis di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (12/6/2017).

"Masyarakat punya alternatif untuk memilih yang terbaik dari yang baik itu. Kita masih 0 persen," imbuh Sekretaris Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) itu.

Sebab kata dia, Pilpres dan Pemilu Legislatif (Pileg) digelar bersamaan alias serentak mulai tahun 2019 mendatang. "Kita harus ada acuannya, acuannya mau dipakai apa, maka kita menawarkan yang 0 persen, sudahlah," papar K‎etua DPP Partai Gerindra ini.

Diketahui, saat ini tersisa lima isu krusian dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Penyelenggaraan Pemilu. Yakni, parliamentary threshold, presidential threshold, daerah pemilihan magnitude, sistem pemilu, dan metode konversi suara.

Panitia khusus (Pansus) Pemilu pada Kamis 8 Juni 2017 menunda pengambilan keputusan terhadap lima isu krusial itu. Dijadwalkan, rapat pansus akan kembali digelar pada Selasa 13 Juni 2017.
(maf)
Berita Terkait
Jimly, Mahfud, dan Refly...
Jimly, Mahfud, dan Refly Hadiri RDPU Komisi II DPR Bahas Pemilu
Argumen Istana Soal...
Argumen Istana Soal RUU Pemilu Tak Menjawab Masalah
Demokrat Sebut Alasan...
Demokrat Sebut Alasan Pemerintah Tolak RUU Pemilu Lemah dan Rapuh
Perppu Pemilu Disahkan...
Perppu Pemilu Disahkan DPR Jadi Undang-Undang
Maju-Mundur Revisi UU...
Maju-Mundur Revisi UU Pemilu, Kode Inisiatif: Serentak Bukan Hanya Urusan Waktu
RUU Pemilu Dicabut dari...
RUU Pemilu Dicabut dari Prolegnas 2021, Bakal Lahir Perppu?
Berita Terkini
Hery Susanto Diberhentikan...
Hery Susanto Diberhentikan Tidak Hormat dari Ketua Ombudsman, Mensesneg: Nanti Kita Tindak Lanjuti
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved