Jokowi Diminta Tegas Soal Posisi Jaksa Agung

Senin, 12 Juni 2017 - 10:06 WIB
Jokowi Diminta Tegas...
Jokowi Diminta Tegas Soal Posisi Jaksa Agung
A A A
JAKARTA - Masih terjadinya penangkapan jaksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menguatkan dasar perlunya evaluasi kinerja Jaksa Agung HM. Prasetyo. Jaksa Agung seharusnya dijabat oleh orang bukan dari latar belakang partai politik.

Direktur Indonesia Budget Centre‎, Roy Salam meragukan sikap profesionalitas Jaksa Agung dari kalangan partai politik. Seharusnya, pertimbangan ini menjadi bahan evaluasi bagi Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Jokowi harus bersikap tegas bahwa untuk posisi pimpinan lembaga negara yang bersifat yudikatif harusnya dipimpin oleh orang-orang profesional, independen, dan integritas tinggi, sehingga bisa memperbaiki lembaga tersebut," ujar Roy dalam perbincangannya dengan SINDOnews, Senin (12/6/2017).

Dia juga merasa pesimis akan ada perubahan di internal korps Adhiyaksa itu jika masih dipimpin HM. Prasetyo yang merupakan mantan kader Partai Nasdem. Padahal, kata dia persoalan jaksa nakal harus segera diatasi.

"Tapi bagaimana kita akan bisa melihat sebuah perubahan yang nyata di dalam tubuh kelembagaan ini, meskipun di bawah garis langsung komando presiden," ucapnya.

KPK menangkap Kepala Seksi Intel III Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu pada Jumat, 9 Juni 2016 dini hari. Penangkapan terhadap jaksa bukan kali ini saja. (Baca: KPK Tetapkan Jaksa Kejati Bengkulu Tersangka)

Sebelumnya tim Satgas Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) juga tercatat beberapa kali melakukan penangkapan terhadap oknum pegawai kejaksaan. Pada April 2016, dua oknum jaksa di Kejati Jawa Barat juga ditangkap KPK. (Baca: KPK Tangkap Dua Jaksa Kejati Jawa Barat)

Kemudian, Jaksa Ahmad Fauzi dari Kejati Jawa Timur pernah terjaring penangkapan oleh KPK.‎‎ Penangkapan juga terjadi terhadap Deputi Informasi Hukum dan Kerja Badan Keamanan Laut Eko Susilo Hadi, yang merupakan jaksa senior di Kejaksaan Agung (Kejagung).
(kur)
Berita Terkait
Jaksa Agung Klaim Rombak...
Jaksa Agung Klaim Rombak dan Proses Pidana Oknum Jaksa Nakal
Berhentikan Jaksa yang...
Berhentikan Jaksa yang Kena OTT, Muhammadiyah: Bukti Keseriusan Kejagung Bersihkan Internal
Kejagung Tetapkan Kajari...
Kejagung Tetapkan Kajari Bangka Tengah Tersangka Korupsi, Terima Uang Rp840 Juta
Sikat Jaksa Nakal, Kejagung...
Sikat Jaksa Nakal, Kejagung Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Pelanggar Hukum
Komisi Kejaksaan: Satgas...
Komisi Kejaksaan: Satgas 53 Ampuh Tangani Jaksa Nakal
Jaksa Nakal Bakal Dipecat,...
Jaksa Nakal Bakal Dipecat, Kejagung Tak Toleransi Pelanggaran
Berita Terkini
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Infografis
Klasemen Medali SEA...
Klasemen Medali SEA Games 2025, Senin 15 Desember: Indonesia Nyaman di Posisi 2
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved