KPK Segera Rampungkan Berkas Kasus Emirsyah Satar

Selasa, 09 Mei 2017 - 21:32 WIB
KPK Segera Rampungkan...
KPK Segera Rampungkan Berkas Kasus Emirsyah Satar
A A A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan membuka penyelidikan baru terkait kasus dugaan kasus dugaan suap pengadaan mesin pesawat Airbus SAS di PT Garuda Indonesia (persero) tahun 2005-2014.

Penyelidikan baru dilakukan karena berkas kasus dugaan suap dengan tersangka mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia, Emirsyah Satar segera ‎rampung.

Dalam penyidikan kasus ini, KPK sudah menetapkan dua tersangka, Emirsyah Satar dan‎ Soetikno Soedarjo, Beneficial Owner Connaught International Pte Ltd yang juga pendiri Mugi Rekso Abadi (MRA) Group sebagai pihak yang diduga memberi suap.

Nilai suap yang diduga diterima Emirsyah sebesar 1,2 juta Euro dan USD180.000 atau senilai setara Rp20 miliar dan berbentuk barang senilai USD2 juta (setara Rp26 miliar) yang tersebar di Singapura dan Indonesia.

Menurut Wakil Ketua KPK Laode Muhamad Syarif, penyidik masih terus berupaya merampungkan ‎berkas kasus Emirsyah dan Soetikno. Dalam waktu dekat, kata dia, berkas kasus Emirsyah dilimpahkan kepada jaksa penuntut umum lalu diserahkan ke pengadilan.

"Kayaknya sudah siap dilimpahkan ke pengadilan," ujar Syarif di Jakarta, Selasa (9/5/2017). (Baca Juga: KPK Telusuri Kasus Lain Emirsyah Satar )

‎Dia menjelaskan, pengusutan terhadap Emirsyah juga diarahkan kepada dugaan kepemilikan aset. Dari temuan KPK, diduga uang yang diterima ataupun penerimaan dalam bentuk barang masuk kualifikasi Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Bahkan menurut Syarif, dugaan TPPU untuk Emirsyah sudah masuk dalam penyelidikan.

"Ya itu (TPPU Emirsyah) sedang, merupakan bagian yang diselidiki di KPK," ucapnya.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menambahkan, penyidik masih mengkaji dan memvalidasi banyak data fisik maupun elektronik yang disita saat penggeledahan beberapa waktu lalu.

"Isinya dokumen kontraktual pihak tertentu dan transaksi keuangan. Penyidik sedang mendalami itu dan jumlahnya sangat banyak. Singga saat ini belum dilakukan pemeriksaan intensif ke saksi pelimpahan dilakukan begitu sudah lengkap berkasnya apakah tahap 1 atau 2 akan diinformasikan lagi," ujar Febri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (9/5/2017) malam.

Untuk penerapan TPPU hingga ke tahap penyidikan, menurut Febri, belum dibahas lebih lanjut. Saat ini, lanjut dia, KPK masih menyidik indikasi korupsi pemberian hadiah atau janji terkait pembelian mesin pesawat PT Garuda Indonesia.

"Baru kemudian ke TPPU kalau sudah menemukan ada upaya menyamarkan aset korupsi dalam berbagai bentuk. Apakah kekayaan secara fisik atau kekayaan yang lain bukan nama yang bersangkutan kami masih fokus penelusuran bukti dan data terkait pengadaan. KPK akan masuk lebih jauh kalau ada indikasi penyamaran asal usul dan lainnya," tegasnya.
(dam)
Berita Terkait
Yusril: Berita Korupsi...
Yusril: Berita Korupsi Terkait Pembelian Pesawat Mirage Qatar adalah Pembusukan Politik
Dugaan Korupsi Pembelian...
Dugaan Korupsi Pembelian Pesawat Tempur Mirage 2000-5, Koalisi Masyarakat Sipil Datangi KPK
3 Tersangka Korupsi...
3 Tersangka Korupsi Lahan SMKN 7 Tangsel Rugikan Negara Rp10,5 Miliar
KPK Usut Pembelian Pesawat...
KPK Usut Pembelian Pesawat Jet Pribadi Lukas Enembe
Junta Myanmar Tuduh...
Junta Myanmar Tuduh Suu Kyi Korupsi Pembelian Helikopter
DPR Akan Minta Penjelasan...
DPR Akan Minta Penjelasan Prabowo Soal Pembelian Pesawat Tempur
Berita Terkini
Seleksi Hakim Agung...
Seleksi Hakim Agung 2026 Berlanjut, 36 Kandidat Jalani Penelusuran Rekam Jejak
Roy Suryo Sentil Rismon...
Roy Suryo Sentil Rismon Sianipar yang Ungkit Lagi Kasus Panci: Perkara Sudah Inkrah
6 Pejabat TNI AL Berganti,...
6 Pejabat TNI AL Berganti, Kadiskomlekal hingga Kadislitbangal
Presiden Prabowo Fokus...
Presiden Prabowo Fokus pada Kebutuhan Dasar Rakyat dan Kesejahteraan Masyarakat
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
Infografis
Deretan Nama Perwira...
Deretan Nama Perwira Polisi yang Terseret Kasus Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved