HNW: Ahok Kembali Hina Al Maidah, Ini Bukti Demokrasi Kebablasan

Minggu, 26 Februari 2017 - 22:25 WIB
HNW: Ahok Kembali Hina...
HNW: Ahok Kembali Hina Al Maidah, Ini Bukti Demokrasi Kebablasan
A A A
JAKARTA - Ucapan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang seringkali menimbulkan kontroversi, terutama yang mengolok-olok Surat Al Maidah ayat 51 dinilai salah satu bukti yang dimaksud Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahwa ‎demokrasi saat ini sudah kebablasan.

Diketahui, ‎dua orang pengacara, ‎Damai Hari Lubis dan Eggi Sudjana melaporkan ucapan Ahok di Youtube yang mengolok-olok Surat Al Maidah Ayat 51 sebagai nama akun Wifi ke Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polri.‎

Adapun video berdurasi satu menit itu menampilkan jajaran Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta yang sedang melangsungkan rapat. Dalam video itu, Ahok menyinggung soal Surat Al Maidah Ayat 1 sebagai nama akun wifi dengan password kafir.

Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW) berpendapat, laporan Damai Hari Lubis dan Eggi Sudjana ke Bareskrim Polri itu dampak dari tidak ditahannya Ahok atas kasus penistaan agama.

Menurut HNW, dengan tidak ditahannya Ahok, penegak hukum dianggap sama saja tidak menjalankan peraturan perundang-undangan. Terlebih, Ahok berulang kali melakukan tindak pidana atas ucapannya dan beberapa kali pula sejumlah pihak melaporkannya ke polisi.

"Karena tidak dilaksanakannya peraturan perundangan terkait dengan masalah pengulangan tindak pidana sejenis ya ini kemudian Ahok kebablasan, kan ini bentuk kebablasan, yang dikhawatirkan Pak Jokowi inilah salah satu buktinya (demokrasi kebablasan)," ujar HNW saat dihubungi SINDOnews, Minggu (26/2/2017).

"Ketika seseorang mengira bahwa dia berkuasa, dia didukung oleh siapapun juga, dia merasa bisa berbuat seenaknya sendiri. Tapi kemudian menjadi kebablasan betul ketika kepolisian tidak menindaklanjuti laporan-laporan itu, sebagaimana yang seharusnya," tambah Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

Pernyataan Ahok saat pidato usai serah terima jabatan dari Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta Sumarsono di Balai Kota DKI Jakarta, Sabtu 11 Februari 2017 juga dianggap salah satu bukti bahwa demokrasi sudah kebablasan. Adapun pidato Ahok itu yang mengatakan bahwa jika memilih berdasarkan agama, maka melawan konstitusi RI.‎

"Ini kebablasan juga. Saya tantang Ahok deh, sebutkan ayat konstitusi NKRI yang mana, ayat berapa yang Anda rujuk untuk kemudian memilih berdasarkan agama itu melawan konstitusi," katanya.

Menurut dia, ucapan Ahok tersebut sama saja bumerang terhadap yang bersangkutan. Yakni, pemilih Ahok di Pilkada DKI Jakarta sama saja melawan konstitusi.

"Pemilih Ahok apakah mereka melawan konstitusi dan mereka memilih dia (Ahok) karena faktor seiman, bukan yang lain-lain," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Kontroversi Sukmawati:...
Kontroversi Sukmawati: Dugaan Ijazah Palsu Hingga Tersandung Pelecehan Agama
Jokowi Teken Perpres...
Jokowi Teken Perpres Stranas Penghapusan Kekerasan terhadap Anak
Billy Mambrasar Ungkap...
Billy Mambrasar Ungkap Besarnya Rasa Cinta Jokowi terhadap Papua
Kepuasan Publik terhadap...
Kepuasan Publik terhadap Jokowi Meningkat, Tembus Angka 80,6%
Presiden PKS Serukan...
Presiden PKS Serukan Penolakan terhadap Terorisme dan Penodaan Agama
Kemenag Sebut 16 Kekerasan...
Kemenag Sebut 16 Kekerasan Seksual yang Bisa Dipidana sebagai
Berita Terkini
Kecanggihan 12 Pesawat...
Kecanggihan 12 Pesawat Latih Tempur Leonardo M-346 F Block 20 yang Dibeli Kemhan
Cerita Warga Jember...
Cerita Warga Jember Mudahnya Berobat dengan BPJS Kesehatan
Kejagung Periksa Febrie...
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah sebagai Saksi terkait Sprindik Baru Kasus TPPU, Kok Bisa?
KPK Dalami Pertemuan...
KPK Dalami Pertemuan Bupati Kuansing Suhardiman Amby dengan Menhut Raja Juli
KPK Sita Catatan Keuangan...
KPK Sita Catatan Keuangan usai Geledah Rumah Dinas hingga Kantor Bupati Lombok Barat
7 Kasus Pencucian Uang...
7 Kasus Pencucian Uang Terbesar di Indonesia, Nilainya Tembus Belasan Triliun hingga Penjara Seumur Hidup
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved