Politikus PDIP: Kantor Kami Didemo Setiap Hari, Enggak Ribut-ribut
Selasa, 07 Februari 2017 - 16:27 WIB
Politikus PDIP: Kantor Kami Didemo Setiap Hari, Enggak Ribut-ribut
A
A
A
JAKARTA - Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Andreas Hugo Pareira menganggap aksi demonstrasi mahasiswa di depan rumah mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bukan sesuatu yang luar biasa.
"Yang demo itu kan mahasiswa, bagian warga negara di republik ini, jadi hal yang biasa sekali, kita di PDI Perjuangan tiap hari ada yang demo di kantor, enggak ribut-ribut gitu," kata Andreas di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (7/2/2017). (Baca juga: Demokrat Duga Aksi Demo SBY Digerakkan Kubu Penguasa )
Menurut dia, demonstrasi merupakan hal yang biasa dihadapi publik figur. "Kalau kita bagian dari figur publik, pengambil keputusan di republik ini, ya berhadapan dengan hal seperti itu sudah biasa, bukan hal yang luar biasa," ungkapnya.
Dia pun tak setuju dengan tuduhan yang mengakitkan penguasa dengan aksi demonstrasi di depan rumah SBY. "Kan itu tugas dari pihak keamanan dong soal itu," papar anggota Komisi I DPR ini.
Andreas tidak sepakat jika aksi demonstrasi di rumah SBY dianggap suatu hal luar biasa. "Demo itu kan biasa. Ekspresi hak warga negara untuk menyampaikan pendapat kan hal yang biasa sekali. Kenapa jadi luar biasa," ucapnya.
Andreas tidak setuju dengan keinginan politikus Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf yang meminta apara mengusut aksi demonstrasi tersebut. "Apa alasannya, orang demo kok usut?" ucapnya. (Baca Juga: Demokrat Minta Dalang Demo Rumah SBY Ditangkap )
"Yang demo itu kan mahasiswa, bagian warga negara di republik ini, jadi hal yang biasa sekali, kita di PDI Perjuangan tiap hari ada yang demo di kantor, enggak ribut-ribut gitu," kata Andreas di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (7/2/2017). (Baca juga: Demokrat Duga Aksi Demo SBY Digerakkan Kubu Penguasa )
Menurut dia, demonstrasi merupakan hal yang biasa dihadapi publik figur. "Kalau kita bagian dari figur publik, pengambil keputusan di republik ini, ya berhadapan dengan hal seperti itu sudah biasa, bukan hal yang luar biasa," ungkapnya.
Dia pun tak setuju dengan tuduhan yang mengakitkan penguasa dengan aksi demonstrasi di depan rumah SBY. "Kan itu tugas dari pihak keamanan dong soal itu," papar anggota Komisi I DPR ini.
Andreas tidak sepakat jika aksi demonstrasi di rumah SBY dianggap suatu hal luar biasa. "Demo itu kan biasa. Ekspresi hak warga negara untuk menyampaikan pendapat kan hal yang biasa sekali. Kenapa jadi luar biasa," ucapnya.
Andreas tidak setuju dengan keinginan politikus Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf yang meminta apara mengusut aksi demonstrasi tersebut. "Apa alasannya, orang demo kok usut?" ucapnya. (Baca Juga: Demokrat Minta Dalang Demo Rumah SBY Ditangkap )
(dam)