Klaim Patrialis Akbar Dizalimi Perlu Pembuktian

Jum'at, 27 Januari 2017 - 14:23 WIB
Klaim Patrialis Akbar...
Klaim Patrialis Akbar Dizalimi Perlu Pembuktian
A A A
JAKARTA - Klaim Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Patrialis Akbar dizalimi atas penangkapan dan penetapan dirinya sebagai tersangka oleh‎ Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dinilai perlu dibuktikan.‎

Maka itu, Wakil Ketua DPR Fadli Zon enggan berspekulasi terkait klaim Patrialis Akbar tersebut. Fadli mengaku sudah membaca berita tentang Patrialis Akbar yang mengaku dizalimi atas penangkapan dan penetapan sebagai tersangka oleh‎ KPK.

"Tapi kita lihat nanti," ujar Fadli Zon di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (27/1/2017).

Menurut dia, klaim Patrialis bisa saja benar, namun bisa saja salah. "‎Namun hal-hal seperti itu perlu ada klarifikasi, perlu ada argumentasi dan bukti-bukti," katanya.

Politikus Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini berpendapat, jika klaim Patrialis Akbar benar, maka tindakan KPK tidak dapat dibenarkan. "Kita lihat dululah," paparnya.

Diketahui, Patrialis Akbar bersama Kamaludin (swasta) ‎sudah ditetapkan menjadi tersangka penerima suap USD20.000 (setara Rp270 juta) ‎dan SGD200.000 (setara Rp1,95 miliar) ‎dari dua tersangka pemberi suap yakni pengusaha impor daging pemilik 20 perusahaan Basuki Hariman (BHR) dan Ng Fenny (NGF) selaku Sekretaris Basuki.

Suap terkait dengan dugaan pengurusan putusan perkara Nomor: 129/PU-XIII/2015 tentang Sistem Zonasi dalam Pemasukan (Impor) Hewan Ternak, dalam objek permohonan JR Undang-Undang (UU) Nomor 18/2009‎ ‎sebagaimana telah diubah dengan UU ‎Nomor 41/2014 ‎tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan terhadap UUD 1945.

Penetapan tersangka dan penahanan Patrialis merupakan hasil dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada Rabu (25/1/2017), pukul 10.00 WIB hingga pukul 21.30 WIB.‎

Penangakapan terjadi di lapangan golf Rawamangun, Jakarta Timur, kantor perusahaan Basuki di Sunter, Jakarta Utara dan pusat perbelanjaan Grand Indonesia, Jakarta Pusat.
(maf)
Berita Terkait
Perppu KPK Tak Terbit,...
Perppu KPK Tak Terbit, Relawan Jokowi Seret Nama Hakim MK
OTT KPK Tangkap Hakim...
OTT KPK Tangkap Hakim PN Surabaya
Hakim Agung Kena OTT...
Hakim Agung Kena OTT KPK, Diduga Terkait Suap Pengurusan Perkara
Hakim MK Ridwan Mansyur...
Hakim MK Ridwan Mansyur Muncul di KPK, Diperiksa Kasus Apa?
Tahan Hakim Agung, KPK...
Tahan Hakim Agung, KPK Dianggap Cetak Sejarah
Hakim Agung Kena OTT,...
Hakim Agung Kena OTT, Pimpinan KPK: Menyedihkan dan Prihatin
Berita Terkini
Revisi UU Polri: Batas...
Revisi UU Polri: Batas Usia dan Syarat Anggota Kompolnas Diusulkan Lebih Fleksibel
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Infografis
Trump Bela Putin, Tepis...
Trump Bela Putin, Tepis Klaim Rusia Tolak Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved