Hakim Agung Kena OTT, Pimpinan KPK: Menyedihkan dan Prihatin

Kamis, 22 September 2022 - 19:32 WIB
loading...
Hakim Agung Kena OTT, Pimpinan KPK: Menyedihkan dan Prihatin
Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron sedih, salah satu hakim agung terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) dan menjadi preseden buruk di lembaga peradilan. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Nurul Ghufron sedih, salah satu hakim agung terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT). Penangkapan itu kata Ghufron, menjadi preseden buruk di lembaga peradilan.

"KPK bersedih harus menangkap hakim agung . Kasus korupsi di lembaga peradilan ini sangat menyedihkan. KPK sangat prihatin dan berharap ini penangkapan terakhir terhadap insan hukum," ungkap Ghufron kepada MNC Portal Indonesia, Kamis (22/9/2022).

Baca juga: Breaking News, KPK OTT Hakim Agung

Ghufron berharap, tidak ada lagi insan penegak hukum yang korupsi. Sebab, masyarakat sangat menaruh harapan pada lembaga peradilan. Tapi sayang, diungkapkan Ghufron, lembaga yang seharusnya dapat menjadi penentu keadilan justru malah terseret kasus korupsi.

"Mengingat artinya dunia peradilan dan hukum kita yang semestinya berdasar bukti tapi masih tercemari uang. Para penegak hukum yang diharapkan menjadi pilar keadilan bagi bangsa ternyata menjualnya dengan uang," ungkap Ghufron.

"Padahal sebelumnya KPK telah melakukan pembinaan integritas di lingkungan Mahkamah Agung. Baik kepada Hakim dan pejabat strukturalnya harapannya tidak ada lagi korupsi di MA," sambungnya.

Baca juga: OTT Hakim Agung, KPK Amankan Uang Diduga Suap Pengurusan Perkara

Ghufron sangat berharap, ke depannya lembaga peradilan ada pembenahan yang optimal. Sehingga, tidak ada lagi unsur dalam lembaga peradilan yang tersangkut kasus korupsi.

"KPK berharap ada pembenahan yang mendasar jangan hanya kucing-kucingan, berhenti sejenak ketika ada penangkapan namun kembali kambuh setelah agak lama," pungkasnya.

Sekadar informasi, KPK menggelar OTT di Jakarta dan Semarang, pada Rabu, 21 September 2022, malam. Salah satu yang diamankan dalam OTT tersebut, dikabarkan adalah seorang hakim agung.

Tak hanya itu, KPK juga mengamankan sejumlah pecahan mata uang asing yang masih dalam proses penghitungan. Diduga, uang itu terkait suap pengurusan perkara di MA.
(maf)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2216 seconds (11.97#12.26)