Tim Investigasi Masih Proses Kebenaran Testimoni Freddy Budiman

Rabu, 17 Agustus 2016 - 00:10 WIB
Tim Investigasi Masih...
Tim Investigasi Masih Proses Kebenaran Testimoni Freddy Budiman
A A A
JAKARTA - Ketua Tim Investigasi Pencari Fakta Gabungan (TPFG) Mabes Polri Komjen Dwi Priyatno mengatakan, Tim Investigasi belum bisa menganalisis kebenaran testimoni Freddy Budiman pada Koordinator Kontras Haris Azhar.

"Masih proses, dalam pengumpulan fakta jadi kita belum bisa menganalisa," kata Priyatno saat dihubungi melalui telepon, Selasa 16 Agustus 2016.

Priyatno menjelaskan, dalam membuktikan kebenaran yang telah dikumpulkan tim investigasi bentukan Polri, harus dianalisi terlebih dahulu sementara. Hingga saat ini pengumpulan fakta masih berlangsung, sehingga belum bisa dianalisis.

"Sekarang tim ke Nusakambangan, tim sudah berangkat kemaren sore, yang independen hari ini, nanti ketemu di sana nanti dari hasil itu dikumpulkan dan dianalisa seperti apa. Saat ini tim masih bekerja," jelas Prayitno.

Sebelumnya, Tim Investigasi telah melakukan pemeriksaan terhadap adik gembong narkoba Freddy Budiman, Joni Suhendar alias Latief.

(Baca juga: Sejumlah Orang Terkait Jaringan Freddy Budiman Akan Diperiksa)

Kendati demikian, tim yang beranggotakan polisi dan sejumlah elemen masyarakat itu belum dapat menjelaskan hasil pemeriksaan Joni.

"Hasilnya belum bisa dikasih tahu. Hasilnya itu setelah tim mengumpulkan semua, baru akan dianalisis," kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Polisi Boy Rafli Amar saat menghadiri acara Bergerak Bersama Melawan Narkoba, di Parkir Selatan Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu 14 Agustus 2016.
(maf)
Berita Terkait
Kriminolog UI: Hukuman...
Kriminolog UI: Hukuman Percobaan 10 Tahun Cukup untuk Rehabilitasi Terpidana
Pakar Hukum Minta Pengadilan...
Pakar Hukum Minta Pengadilan di Indonesia Hindari Vonis Mati
Oknum Polisi Terdakwa...
Oknum Polisi Terdakwa Narkoba Dituntut Mati
Saudi Hapus Hukuman...
Saudi Hapus Hukuman Mati Anak di Bawah Umur
KUHP Baru Berikan Potongan...
KUHP Baru Berikan Potongan Hukuman Terpidana Mati Jika Berkelakuan Baik
Kontras: Perlu Tolak...
Kontras: Perlu Tolak Ukur Objektif Sebelum Hukuman Mati Dijatuhkan
Berita Terkini
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
5 Berita Hukum Pekan...
5 Berita Hukum Pekan Ini: Dadan Hindayana dan Silmy Karim Tersangka Korupsi, Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara
Infografis
Dzikry Lazuardi, Analis...
Dzikry Lazuardi, Analis Persija yang Dipercaya John Herdman Masuk Tim Pelatih Timnas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved