Administrasi Kepulangan Seck Osmane ke Nigeria Sedang Diurus
Senin, 01 Agustus 2016 - 14:56 WIB
Administrasi Kepulangan Seck Osmane ke Nigeria Sedang Diurus
A
A
A
JAKARTA - Salah satu terpidana mati Seck Osmane, yang dieksekusi pada Jumat dini hari lalu, masih berada di Rumah Duka, Rumah Sakit Saint Carolus, Salemba, Jakarta Pusat.
Menurut keterangan dari pendamping rohaninya, Karina menyebut pada hari ini dirinya masih mengurus berbagai keperluan administrasi dari Seck Osmane untuk diberangkatkan ke negara asalnya Nigeria.
"Ya hari ini saya lagi mengurus administrasi di kedutaan (Nigeria)," ujar Karina dikonfirmasi melalui telepon, Senin (1/8/2016).
Jenazah Seck Osmane masih berada di ruangan Bernadet RS Carolus. Namun, belum terlihat pihak keluarga yang datang mendampingi. "Akan diberangkatkan Senin malam kemungkinan," jelasnya.
Seck Osmane yang berkebangsaan Nigeria dan berpaspor Senegal itu dijatuhi hukuman mati karena kedapatan membawa heroin sebanyak 2,4 kilogram pada tahun 2003.
Seck Osmane dieksekusi mati bersama tiga terpidana mati lainnya dalam kasus naroba oleh pihak Kejaksaan di Lapas Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Mereka adalah Freddy Budiman, Michael Titus Igweh, dan Humprey Ejike. (Baca: Pengakuan Freddy Budiman, DPR Akan Panggil Koordinator Kontras)
Sementara eksekusi 10 terpidana mati lainnya masih menunggu kepastian. Berikut nama-nama terpidana mati yang eksekusinya ditunda:
1. Ozias Sibanda asal Zimbabwe
2. Obina Nwajaja asal Nigeria
3. Fredderik Luttar asal Zimbabwe
4. Agus Hadi asal Indonesia
5. Pujo Lestari asal Indonesia
6. Zulfikar Ali asal Paskitan
7. Gurdip Singh asal India
8. Merri Utami asal Indonesia
9. Okonkwo Nonso asal Nigeria
10. Eugene Ape asal Nigeria.
Menurut keterangan dari pendamping rohaninya, Karina menyebut pada hari ini dirinya masih mengurus berbagai keperluan administrasi dari Seck Osmane untuk diberangkatkan ke negara asalnya Nigeria.
"Ya hari ini saya lagi mengurus administrasi di kedutaan (Nigeria)," ujar Karina dikonfirmasi melalui telepon, Senin (1/8/2016).
Jenazah Seck Osmane masih berada di ruangan Bernadet RS Carolus. Namun, belum terlihat pihak keluarga yang datang mendampingi. "Akan diberangkatkan Senin malam kemungkinan," jelasnya.
Seck Osmane yang berkebangsaan Nigeria dan berpaspor Senegal itu dijatuhi hukuman mati karena kedapatan membawa heroin sebanyak 2,4 kilogram pada tahun 2003.
Seck Osmane dieksekusi mati bersama tiga terpidana mati lainnya dalam kasus naroba oleh pihak Kejaksaan di Lapas Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Mereka adalah Freddy Budiman, Michael Titus Igweh, dan Humprey Ejike. (Baca: Pengakuan Freddy Budiman, DPR Akan Panggil Koordinator Kontras)
Sementara eksekusi 10 terpidana mati lainnya masih menunggu kepastian. Berikut nama-nama terpidana mati yang eksekusinya ditunda:
1. Ozias Sibanda asal Zimbabwe
2. Obina Nwajaja asal Nigeria
3. Fredderik Luttar asal Zimbabwe
4. Agus Hadi asal Indonesia
5. Pujo Lestari asal Indonesia
6. Zulfikar Ali asal Paskitan
7. Gurdip Singh asal India
8. Merri Utami asal Indonesia
9. Okonkwo Nonso asal Nigeria
10. Eugene Ape asal Nigeria.
(kur)