Kinerja Kejaksaan Terkait Eksekusi Mati Dinilai Lamban

Senin, 25 Juli 2016 - 10:55 WIB
Kinerja Kejaksaan Terkait...
Kinerja Kejaksaan Terkait Eksekusi Mati Dinilai Lamban
A A A
JAKARTA - Molornya eksekusi mati terpidana kasus narkoba gelombang ketiga dipertanyakan anggota Komisi III DPR ‎Supratman Andi Agtas. Menurutnya, kinerja kejaksaan ‎dianggap lamban dan tak seimbang dengan gencarnya Badan Narkotika Nasional (BNN) maupun Polri dalam melakukan penindakan.

"Kalau bisa sebelum KUHP baru itu diundangkan harus cepat. Biasanya (penundaan eksekusi) berkaitan alasan-alasan politis. Kasihan Pak Buwas (Budi Waseso Kepala BNN)," kata Supratman di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (25/7/2016).

‎Peninjauan kembali (PK) berkali-kali terpidana kasus narkoba pun dikritik politikus Partai Gerindra ini. "PK berkali-kali kebablasan, kalau sudah grasi mengakui salah itu kan sudah langkah akhir," ucapnya.

(Baca: Kejagung Mulai Seleksi Daftar Terpidana Mati)

Lebih lanjut dia berpendapat, sebenarnya Kejaksaan Agung (Kejagung) memiliki peran penting dalam pemberantasan narkoba. "Kejaksaan itu, mereka itu eksekutor, jadi yang bertanggung jawab," pungkasnya.

Sebelumnya Jaksa Agung HM Prasetyo mengaku dalam waktu dekat pelaksanaan hukuman mati akan dilakukan terhadap terpidana gembong narkoba.

Menurut Prasetyo, proses persiapan telah dibahas oleh Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum), termasuk siapa-siapa saja yang bakal dieksekusi mati.

‎"Karena ada juga yang PK (Peninjauan Kembali) kita tunggu. Ada yang grasi. Makanya aspek yuridis harus dituntaskan dulu, baru teknisnya‎," kata Prasetyo di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu 13 Juli 2016.
(maf)
Berita Terkait
Kriminolog UI: Hukuman...
Kriminolog UI: Hukuman Percobaan 10 Tahun Cukup untuk Rehabilitasi Terpidana
Pakar Hukum Minta Pengadilan...
Pakar Hukum Minta Pengadilan di Indonesia Hindari Vonis Mati
Oknum Polisi Terdakwa...
Oknum Polisi Terdakwa Narkoba Dituntut Mati
Saudi Hapus Hukuman...
Saudi Hapus Hukuman Mati Anak di Bawah Umur
KUHP Baru Berikan Potongan...
KUHP Baru Berikan Potongan Hukuman Terpidana Mati Jika Berkelakuan Baik
Kontras: Perlu Tolak...
Kontras: Perlu Tolak Ukur Objektif Sebelum Hukuman Mati Dijatuhkan
Berita Terkini
TB Hasanuddin Kritik...
TB Hasanuddin Kritik Pelibatan Komcad dalam Pengamanan Demo Mahasiswa: Berpotensi Picu Konflik Horizontal
PDIP Sebut Demonstrasi...
PDIP Sebut Demonstrasi Mahasiswa Alarm untuk Pemerintah
Prabowo dan Steinmeier...
Prabowo dan Steinmeier Bertemu di Istana Pagi Ini, Perkuat Bilateral IndonesiaJerman
Pakar Hukum: Pernyataan...
Pakar Hukum: Pernyataan Mahfud MD Soal UU Polri Abaikan KPRP Membingungkan
Mengapa Ekonomi Solid,...
Mengapa Ekonomi Solid, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Jumhur Dorong Penanaman...
Jumhur Dorong Penanaman Bambu untuk Serap Emisi dan Tingkatkan Penghasilan Warga
Infografis
5 Pejabat China yang...
5 Pejabat China yang Dieksekusi Mati karena Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved