Demi NKRI, Pemerintah Harus Perkuat Daerah Otonomi Baru

Minggu, 03 Juli 2016 - 15:39 WIB
Demi NKRI, Pemerintah...
Demi NKRI, Pemerintah Harus Perkuat Daerah Otonomi Baru
A A A
JAKARTA - Pemerintah diminta segera membangun dan mewujudkan Daerah Otonomi Baru (DOB) demi memperkuat kedaulatan negara dan mempertegas batas negara seperti di wilayah Kabudaya Perbatasan Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

Pengamat militer dan pertahanan Susaningtyas Kertopati berpandangan, ‎pemerintah harus hadir tidak hanya di pusat pemerintahan saja, tetapi di wilayah perbatasan.

Menurutnya, permasalahan wilayah perbatasan tidak bisa dilakukan melalui pendekatan militer, tetapi pemerintah harus hadir dan membangun DOB untuk memperkuat wilayah NKRI di setiap wilayah.

"Masalah wilayah kita tidak bisa diatasi hanya dengan pendekatan keamanan atau militer saja, prosperity approach juga harus dilakukan agar warga perbatasan merasakan hadirnya RI di sana," tuturnya saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (3/7/2016).

Seperti diketahui, ‎DOB Kabudaya Perbatasan secara administrasi sudah diusulkan secara resmi oleh Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Utara pada Kementrian Dalam Negeri dan pada tanggal 27 Juni diperkuat lagi oleh Buapti Nunukan Hj, Asmin Laura Hafid yang langsung bertemu dengan Dirjen Otonomi Daerah Dr Soni Sumarsono.

Nuning menilai saat ini pemerintah diyakini sudah mulai aware dengan berbagai masalah yang ada di wilayah perbatasan Indonesia, seperti masalah ‎pembangunan D‎aerah Otonomi Baru di wilayah Kabudaya Perbatasan Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

Menurutnya, salah satu alasan yang membuat pemerintah jarang hadir di wilayah perbatasan itu, karena terhalang oleh medan yang berat untuk dikunjungi. "Namun nampaknya medan yang berat‎ untuk kunjungi perbatasan membuat pejabat enggan untuk sering ke sana," ungkapnya.

"Karena infrastruktur juga belum, Pemerintahan Jokowi banyak yang terpusat di Sumatera, Jawa dan Bali. Presiden Joko Widodo cukup bagus dalam membangun infrastruktur di dekat perbatasan," tukasnya.

Sebelumnya, ‎di wilayah Kalimantan ada beberapa sigmen Outstanding Boundary Problem (OBP) atau persoalan batas negara yang belum di putuskan secara bilateral posisi dan batas negara yang pasti dan sigmen yang terluas.

Terbanyak terdapat di Lumbis Ogong Kabuapten Nunukan Kalimantan Utara yang masuk dalam cakupan DOB Kabudaya Perbatasan yaitu Sungai Sumantipal, Sungai Sinapad, Sungai Sasai (Patok B2700-B3500) dan C500-C600 yang di perkirakan luas keseluruhan mencapai 154.000 Ha.
(maf)
Berita Terkait
Hebatnya Satuan Korps...
Hebatnya Satuan Korps Hiu Kencana Koarmada II Bertugas dalam Senyap
Lindungi Kedaulatan...
Lindungi Kedaulatan NKRI, Indonesia Rancang Strategi Keamanan Nasional
Ancaman Hoaks Terhadap...
Ancaman Hoaks Terhadap Kedaulatan NKRI di Dunia Siber
Kopassus Ajak Keluarga...
Kopassus Ajak Keluarga Besar TNI Jaga Kedaulatan NKRI
Pemerintah Diminta Tegas...
Pemerintah Diminta Tegas dan Serius Jaga Kedaulatan NKRI
Syarief Hasan Demokrat...
Syarief Hasan Demokrat Nilai China Lecehkan Kedaulatan NKRI
Berita Terkini
Roy Suryo Sentil Rismon...
Roy Suryo Sentil Rismon Sianipar yang Ungkit Lagi Kasus Panci: Perkara Sudah Inkrah
6 Pejabat TNI AL Berganti,...
6 Pejabat TNI AL Berganti, Kadiskomlekal hingga Kadislitbangal
Presiden Prabowo Fokus...
Presiden Prabowo Fokus pada Kebutuhan Dasar Rakyat dan Kesejahteraan Masyarakat
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved