Cegat Hercules Malaysia, RI Tak Perlu Minta Maaf
Selasa, 28 Juni 2016 - 22:15 WIB
Cegat Hercules Malaysia, RI Tak Perlu Minta Maaf
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah dinilai tak perlu menyampaikan maaf ke Malaysia atas aksi pencegatan pesawat Hercules C-130 milik negeri Jiran itu di atas Kepulauan Natuna, Sabtu 25 Juni 2016.
Sebab pencegatan yang dilakukan pesawat TNI Angkatan Udara (AU) terhadap pesawat Hercules C-130 milik Malaysia itu sudah tepat.
"Kita enggak boleh minta maaf," kata Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (28/6/2016).
Dia mengapresiasi tindakan TNI AU yang telah menjaga wilayah udara Indonesia, khususnya di Kepulauan Natuna tersebut.
"Setiap pelanggaran harus kita ingatkan," tutur anggota komisi I DPR ini. Namun, Muzani menilai pemerintah perlu meminta penjelasan Malaysia atas masuknya pesawat Hercules C-130 di atas Kepulauan Natuna itu.
"Supaya jelas duduk perkaranya," ungkap Ketua Fraksi Partai Gerindra di DPR ini. Dia pun tak mempersoalkan niatan Menteri Pertahanan Malaysia Dato Seri Hishammudin menemui Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu terkait insiden pencegatan pesawat Hercules C-130 itu.
"Sesuatu yang menjadi kesalahpahaman harus dibicarakan dengan baik karena kita negara yang bertetangga. Kita tidak boleh sampai mengendurkan sikap kita," pungkasnya.
Sebab pencegatan yang dilakukan pesawat TNI Angkatan Udara (AU) terhadap pesawat Hercules C-130 milik Malaysia itu sudah tepat.
"Kita enggak boleh minta maaf," kata Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (28/6/2016).
Dia mengapresiasi tindakan TNI AU yang telah menjaga wilayah udara Indonesia, khususnya di Kepulauan Natuna tersebut.
"Setiap pelanggaran harus kita ingatkan," tutur anggota komisi I DPR ini. Namun, Muzani menilai pemerintah perlu meminta penjelasan Malaysia atas masuknya pesawat Hercules C-130 di atas Kepulauan Natuna itu.
"Supaya jelas duduk perkaranya," ungkap Ketua Fraksi Partai Gerindra di DPR ini. Dia pun tak mempersoalkan niatan Menteri Pertahanan Malaysia Dato Seri Hishammudin menemui Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu terkait insiden pencegatan pesawat Hercules C-130 itu.
"Sesuatu yang menjadi kesalahpahaman harus dibicarakan dengan baik karena kita negara yang bertetangga. Kita tidak boleh sampai mengendurkan sikap kita," pungkasnya.
(maf)