Menkes Panen Pertanyaan dari Komisi IX DPR Soal Vaksin Palsu

Senin, 27 Juni 2016 - 18:10 WIB
Menkes Panen Pertanyaan...
Menkes Panen Pertanyaan dari Komisi IX DPR Soal Vaksin Palsu
A A A
JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Nila F Moeloek menerima banyak pertanyaan dari Komisi IX DPR mengenai peredaran vaksin bayi palsu. Sejumlah pertanyaan itu disampaikan saat rapat Komisi IX DPR bersama Menkes Nila F Moeloek, hari ini.

Anggota Komisi IX Saleh Partaonan Daulay meminta Menkes Nila F Moeloek menjelaskan tentang efek dari vaksin palsu itu hingga rumah sakit mana saja yang mengedarkan vaksin palsu.

Pernyataan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) di media sosial Twitter bahwa peredaran vaksin palsu hanya 1% pun dikritik politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu.

"Ini menyepelekan masalah, pelanggaran, masak hanya 1%, enggak boleh, masak yang konsumsi dibilang hanya 1% dari berapa juta masyarakat, bukan jawaban tepat," ujar Saleh di Ruang Komisi IX DPR, Senayan, Jakarta, Senin (27/6/2016).

Hal senada dikatakan Anggota Komisi IX Irma Suryani Chaniago. Politikus Partai Nasdem ini curiga bahwa vaksin palsu itu beredar sejak tahun 2003. Dia juga curiga, ada keterlibatan mafia, mulai dari distributor, pembuat, pemasok hingga pengguna vaksin itu.

"Saya juga enggak yakin paramedis tidak bisa bedakan vaksin asli dan palsu karena harga jauh, yang asli Rp800 ribu-Rp900 ribu, itu yang palsu Rp250 ribu-Rp300 ribu. Dari sini saja, rumah sakit dan paramedis sudah tahu. Tapi kenapa ini sedemikian lama tersimpan rapi, oknum bermain, ini tanggung jawab pemerintah," kata Irma dalam kesempatan sama.

Ketua Komisi IX DPR Dede Yusuf pun menanyakan hal yang sama. "Pertanyaan kami, apakah yang beredar itu berbahaya enggak khususnya bagi anak-anak?" tanya politikus Partai Demokrat ini.
(kri)
Berita Terkait
Waspada, Kriminalitas...
Waspada, Kriminalitas Intai Pesepeda
Kriminalitas Jalanan...
Kriminalitas Jalanan Picu Ketakutan Masyarakat
Saatnya Deteksi Dini...
Saatnya Deteksi Dini Kriminalitas Remaja
Jangan Acuhkan Potensi...
Jangan Acuhkan Potensi Kasus Kriminalitas Jalanan
Waspada Penipuan, Kriminalitas...
Waspada Penipuan, Kriminalitas Digital Terus Mengintai
Pandemi Membuat Anomali...
Pandemi Membuat Anomali Kriminalitas Jelang Ramadan
Berita Terkini
Prabowo Minta Menkes...
Prabowo Minta Menkes Perluas CKG-Perkuat Penanggulangan TBC
Konflik PPP Banten Dinilai...
Konflik PPP Banten Dinilai Lebih dari Sekadar Pergantian Ketua
4 Oknum Prajurit TNI...
4 Oknum Prajurit TNI Terdakwa Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Hari Ini Divonis
3 Guru Besar Kedokteran...
3 Guru Besar Kedokteran Bakal Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa
Kasus Mega Korupsi BGN...
Kasus Mega Korupsi BGN dan Kitas-Kitap
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Infografis
10 Figur Publik Penerima...
10 Figur Publik Penerima Beasiswa LPDP, dari Mutiara Baswedan hingga Maudy Ayunda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved