Oknum Jaksa Ditangkap, KPK Geledah Rumah Pribadi Bupati Subang

Senin, 11 April 2016 - 20:04 WIB
Oknum Jaksa Ditangkap,...
Oknum Jaksa Ditangkap, KPK Geledah Rumah Pribadi Bupati Subang
A A A
SUBANG - Setelah menggeledah ruangan Bupati Subang, Ojang Sohandi, selama satu jam lebih, empat penyidik KPK dikawal aparat bersenjata laras panjang, memeriksa sejumlah ruangan lainnya di Kantor BPMP (Badan Penanaman Modal dan Perizinan) sekitar setengah jam, Dinas Kesehatan (dinkes) selama setengah jam, dan kediaman pribadi bupati di kawasan Desa/Kecamatan Cibogo, tadi sore.

Dari ruangan bupati, petugas KPK membawa satu koper dokumen, begitu juga dari Kantor BPMP petugas mengamankan satu koper dokumen. Sedangkan dari kantor dinkes, penyidik membawa lebih dari dua tas ransel dokumen. Penyidik juga mengamankan sejumlah dokumen di kediaman pribadi bupati.

Petugas KPK sendiri tidak memberikan pernyataan apapun mengenai penggeledahan tersebut. Namun, berdasarkan informasi yang dihimpun, penggeledahan berkaitan dengan operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap dua oknum jaksa Kejati Jabar dan seorang PNS wanita di lingkungan Pemkab Subang dalam perkara dugaan suap kasus korupsi dana BPJS Tahun Anggaran 2014.

Kasus BPJS sendiri, saat ini sedang disidangkan di Pengadilan Negeri Tipikor Bandung, dengan dua terdakwa, yakni mantan Kepala Dinas Kesehatan, Budi Subiantoro; dan mantan Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Jajang Abdul Kholik.

Pasca beredar luasnya kabar OTT tersebut, keberadaan Bupati Ojang Sohandi simpang siur. Namun, dikabarkan bupati sudah ditahan oleh KPK. Sejumlah pejabat tinggi pemkab enggan berkomentar soal keterlibatan bupati dalam OTT tersebut.

Ketua DPRD Subang, Beni Rudiono, mengaku, belum bisa berkomentar banyak soal OTT KPK dan kabar penahanan bupati tersebut, karena hingga kini belum menerima informasi yang pasti.

"Informasi mengenai penahanan bupati oleh KPK masih simpang siur. Kami masih menunggu kepastian soal kabar tersebut, dan akan segera mengklarifikasinya kepada pihak-pihak terkait. Kami belum bisa berkomentar banyak," tutur Beni kepada Koran Sindo, Senin (11/4/2016).

Sementara Kabag Humas Pemkab Subang, Adang Mulyana menyatakan, belum bisa berkomentar lebih lanjut soal keberadaan bupati dan dugaan keterlibatannya dalam OTT KPK.

"Yang kami tahu, tadi pagi sampai jam 10-an WIB masih menghadiri kegiatan sunatan massal gratis 300 anak di aula pemkab," katanya.

Dia menuturkan, pada pukul 11.00 WIB, bupati berangkat untuk menghadiri undangan hajatan di daerah pantura. Selanjutnya, sekitar pukul 13.00 WIB, bupati dijadwalkan mengikuti rapat paripurna DPRD mengenai Prolegda 2016.

"Tapi sekitar pukul 15.00 WIB, rapat paripurna mendadak dibatalkan, dan hingga kini, kami belum berhasil mengetahui keberadaan pak bupati," pungkas Adang.

Sekadar diketahui, kasus korupsi dana BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan) Tahun Anggaran 2014 di Dinas Kesehatan Subang senilai Rp14 miliar, dengan kerugian negara mencapai Rp2,4 miliar ini, ditangani Polda Jabar sejak akhir 2014 lalu.

Pada pertengahan 2015 lalu, penyidik polda menetapkan dua tersangka dalam kasus ini, yakni mantan Kepala Dinas Kesehatan, Budi Subiantoro dan mantan Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Jajang Abdul Kholik.

Kasus tersebut bermula dari adanya laporan pemotongan dana kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Dinkes 2014 yang diperuntukan bagi 40 puskesmas. Pemotongan diduga dilakukan oleh oknum dinas kesehatan. Hingga kini, kasus tersebut masih disidangkan di PN Tipikor Bandung.
(maf)
Berita Terkait
Jaksa Agung Klaim Rombak...
Jaksa Agung Klaim Rombak dan Proses Pidana Oknum Jaksa Nakal
Berhentikan Jaksa yang...
Berhentikan Jaksa yang Kena OTT, Muhammadiyah: Bukti Keseriusan Kejagung Bersihkan Internal
Kejagung Tetapkan Kajari...
Kejagung Tetapkan Kajari Bangka Tengah Tersangka Korupsi, Terima Uang Rp840 Juta
Sikat Jaksa Nakal, Kejagung...
Sikat Jaksa Nakal, Kejagung Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Pelanggar Hukum
Komisi Kejaksaan: Satgas...
Komisi Kejaksaan: Satgas 53 Ampuh Tangani Jaksa Nakal
Jaksa Nakal Bakal Dipecat,...
Jaksa Nakal Bakal Dipecat, Kejagung Tak Toleransi Pelanggaran
Berita Terkini
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Buku Laku Spiritual...
Buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia, dan Kejawen Diluncurkan, Kupas Cara Soeharto Tunjuk Pembantunya
Infografis
5 Fakta OTT Wamenaker...
5 Fakta OTT Wamenaker Immanuel Ebenezer, KPK Sita Uang dan Puluhan Kendaraan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved