Dugaan Suap Jaksa Kejati DKI Bukti Kinerja Jaksa Agung HM Prasetyo Buruk

Sabtu, 02 April 2016 - 07:06 WIB
Dugaan Suap Jaksa Kejati...
Dugaan Suap Jaksa Kejati DKI Bukti Kinerja Jaksa Agung HM Prasetyo Buruk
A A A
JAKARTA - Dugaan suap petinggi Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta dinilai sebagai bukti bahwa kinerja kepemimpinan Jaksa Agung HM Prasetyo di Kejaksaan Agung (Kejagung) buruk.

‎Hal itu diungkapkan Pengamat Kejaksaan yang juga mantan Komisioner Komisi Kejaksaan ‎Kamilov Sagala terkait operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di toilet pria sebuah hotel, kawasan Cawang, Jakarta Timur kemarin.

"Karena mengangkat Kajati kelas dua menjadi Kajati kelas satu," kata Kamilov kepada Sindonews, Jumat (1/4/2016).

Maka itu, Jaksa Agung HM Prasetyo dinilainya sangat layak diganti pada reshuffle ‎kabinet jilid II nantinya. Kamilov berpendapat, pengganti HM Prasetyo nanti sebaiknya bukan ‎dari simpatisan partai politik pendukung pemerintah ataupun dari internal kejaksaan.

‎"Saran saya, jaksa agung nantinya harus dari profesional yang bersih dan intelektual kalangan kampus yang berani," pungkasnya.

Diketahui, ‎KPK mengamankan tiga orang dalam OTT kemarin. ‎Mereka adalah Direktur Keuangan PT Brantas Abipraya Sudi Wantoko, Senior Manager PT Brantas Abipraya Dadung Pamularno dan seorang lainnya bernama Marudut.

Dalam OTT kemarin, KPK juga menyita uang sebesar USD148.835. Uang itu diduga diberikan kedua petinggi PT Brantas Abipraya kepada Marudut untuk diserahkan kepada oknum jaksa di Kejati DKI Jakarta, dengan maksud mengamankan perkara PT Brantas Abipraya yang ditangani Kejati DKI Jakarta.
(kur)
Berita Terkait
Jaksa Agung Klaim Rombak...
Jaksa Agung Klaim Rombak dan Proses Pidana Oknum Jaksa Nakal
Berhentikan Jaksa yang...
Berhentikan Jaksa yang Kena OTT, Muhammadiyah: Bukti Keseriusan Kejagung Bersihkan Internal
Kejagung Tetapkan Kajari...
Kejagung Tetapkan Kajari Bangka Tengah Tersangka Korupsi, Terima Uang Rp840 Juta
Sikat Jaksa Nakal, Kejagung...
Sikat Jaksa Nakal, Kejagung Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Pelanggar Hukum
Komisi Kejaksaan: Satgas...
Komisi Kejaksaan: Satgas 53 Ampuh Tangani Jaksa Nakal
Jaksa Nakal Bakal Dipecat,...
Jaksa Nakal Bakal Dipecat, Kejagung Tak Toleransi Pelanggaran
Berita Terkini
TAUD Ajukan Penghentian...
TAUD Ajukan Penghentian Sidang Kasus Andrie Yunus ke Pengadilan Militer Jakarta
Milad ke-24, BSMI Komitmen...
Milad ke-24, BSMI Komitmen Kokohkan Pelayanan Kemanusiaan Bagi Indonesia dan Dunia
Mensesneg Tegaskan Belum...
Mensesneg Tegaskan Belum Ada Rencana Reshuffle Kabinet
KPK Panggil 2 Tersangka...
KPK Panggil 2 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Kapolri Buka Peluang...
Kapolri Buka Peluang Sipil Duduki Jabatan di Polri, Pakar: Modernisasi Kelembagaan
Fokus Belanja Negara
Fokus Belanja Negara
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved