Diduga Perantara Suap, KPK Periksa Teman Kuliah Rio Capella

Senin, 19 Oktober 2015 - 14:16 WIB
Diduga Perantara Suap,...
Diduga Perantara Suap, KPK Periksa Teman Kuliah Rio Capella
A A A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut kasus dugaan suap pengamanan penanganan perkara dana bansos di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) dan Kejaksaan Agung (Kejagung) yang menjerat Gubernur Sumut nonaktif Gatot Pujo Nugroho dan istrinya, Evi Susanti serta mantan Sekjen Partai Nasdem Patrice Rio Capella sebagai tersangka.

Untuk mengusut kasus ini, penyidik bakal memanggil seorang saksi bernama Fransisca Insani Rahesti untuk dimintai keterangan untuk tersangka Rio Capella.

"Dia (Fransisca Insani) diperiksa untuk tersangka PRC," jelas Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andrianti saat dikonfirmasi, Senin (19/10/2015).

Fransisca diketahui pernah dipanggil penyidik KPK pada Jumat 16 Oktober 2015 lalu. Namun perempuan yang akrab disapa Sisca ini berhalangan hadir.

Sisca yang sempat menjadi penyanyi era 90-an itu disinyalir sebagai perantara Gatot dan Evi kepada mantan orang nomor dua di partai yang dipimpin Surya Paloh itu. Bahkan, Sisca diduga kuat yang berperan menyampaikan uang suap dari pasangan suami-istri itu kepada Rio Capella.‬

Peran Sisca sempat terkuak dari pernyataan Kuasa Hukum Rio Capella, Maqdir Ismail yang menyebut, dugaan suap sebesar Rp200 juta disampaikan orang dekat Gatot kepada salah seorang teman kuliah Rio Capella yang tak disebutkan namanya.

"Itu diberikan bukan oleh Pak Gatot tapi orang lain (orang dekat Gatot), melalui temannya Pak Rio, teman mahasiswa satu kampus," ujar Maqdir kepada wartawan di Gedung KPK, Jumat 16 Oktober 2015 kemarin.‬

Dari informasi yang dihimpun, Sisca selain sebagai teman kuliah Patrice selama mengenyam pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Malang, juga terdaftar sebagai pengacara yang bekerja di Kantor OC Kaligis and Assosiates milik advokat kondang OC Kaligis.

OC Kaligis yang juga mantan Ketua Mahkamah Partai Nasdem ini sekarang menjadi pesakitan kasus dugaan suap kepada tiga hakim dan satu panitera PTUN Medan.

PILIHAN:

Alasan PDIP Larang Anggota Fraksinya Tinggalkan Jakarta

Hindari Wartawan, Jaksa Agung Ngacir Lewat Pintu Samping
(kri)
Berita Terkait
Menyedihkan, Hakim Paling...
Menyedihkan, Hakim Paling Banyak Terjerat Kasus Korupsi
KPK Sebut Kenaikan Gaji...
KPK Sebut Kenaikan Gaji Hakim Bisa Tekan Perilaku korupsi, tapi...
Kronologi KPK Tangkap...
Kronologi KPK Tangkap Hakim di Depok Beserta Uang Ratusan Juta
KPK Juga Tetapkan Wakil...
KPK Juga Tetapkan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Depok Tersangka Gratifikasi
DPR Desak Polisi Usut...
DPR Desak Polisi Usut Dalang Kasus Kebakaran Rumah Hakim Kasus Korupsi Jalan Sumut
KY Gandeng Polri dan...
KY Gandeng Polri dan KPK Usut Hakim Nakal
Berita Terkini
Revisi UU Polri: Batas...
Revisi UU Polri: Batas Usia dan Syarat Anggota Kompolnas Diusulkan Lebih Fleksibel
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Infografis
Profil Wakil Panglima...
Profil Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, Teman Seangkatan Jenderal Agus Subiyanto
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved