KY Gandeng Polri dan KPK Usut Hakim Nakal
Sabtu, 05 Agustus 2023 - 13:23 WIB
loading...
Ketua KY Amzulian Rifai mengatakan akan menggandeng Polri dan KPK untuk mengusut hakim nakal. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Komisi Yudisial (KY) menggandeng Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengusut hakim nakal. Hal itu dilakukan untuk mengawasi kinerja para hakim sebagai penegak hukum.
Ketua KY Amzulian Rifai mengaku memiliki keterbatasan dalam melakukan pengawasan terhadap pelanggaran Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim (KEPPH). Untuk itu, KY berencana bekerja sama dengan Polri dan KPK guna memperkuat pengawasan hakim dan sebagai payung hukum.
"Waktu MoU Bapak Kapolri yang datang ke KY, bukan kami yang datang ke Polri. Insyaallah, ini kami jadwalkan, karena kalau enggak ada MoU, bagaimana kami mau panggil paksa? Akan kesulitan kami," ucap di Yogyakarta, Sabtu, (5/8/2023).
Baca juga: Sebut MA Sangat Kekurangan Hakim Agung untuk Kamar Pidana, Ketua KY: Kasus Numpuk
Menurutnya, MoU dengan Polri ini sangat penting dan dibutuhkan KY, selain sebagai payung hukum. Polri memiliki infrastruktur dan SDM yang mumpuni. "Termasuk untuk riset, data, di dalam profiling, asesmen hakim, dan seterusnya. Kami perlu, karena kepolisian punya resource di seluruh polda bahkan sampai ke polsek. Sangat luar biasa kalau kami bisa kerja sama dengan Polri," kata Amzulian.
Ketua KY Amzulian Rifai mengaku memiliki keterbatasan dalam melakukan pengawasan terhadap pelanggaran Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim (KEPPH). Untuk itu, KY berencana bekerja sama dengan Polri dan KPK guna memperkuat pengawasan hakim dan sebagai payung hukum.
"Waktu MoU Bapak Kapolri yang datang ke KY, bukan kami yang datang ke Polri. Insyaallah, ini kami jadwalkan, karena kalau enggak ada MoU, bagaimana kami mau panggil paksa? Akan kesulitan kami," ucap di Yogyakarta, Sabtu, (5/8/2023).
Baca juga: Sebut MA Sangat Kekurangan Hakim Agung untuk Kamar Pidana, Ketua KY: Kasus Numpuk
Menurutnya, MoU dengan Polri ini sangat penting dan dibutuhkan KY, selain sebagai payung hukum. Polri memiliki infrastruktur dan SDM yang mumpuni. "Termasuk untuk riset, data, di dalam profiling, asesmen hakim, dan seterusnya. Kami perlu, karena kepolisian punya resource di seluruh polda bahkan sampai ke polsek. Sangat luar biasa kalau kami bisa kerja sama dengan Polri," kata Amzulian.
Lihat Juga :