Membangkitkan Ekonomi Maritim

Kamis, 10 September 2015 - 11:56 WIB
Membangkitkan Ekonomi...
Membangkitkan Ekonomi Maritim
A A A
NESIA QURROTA A’YUNI
Mahasiswa Jurusan Ilmu Sejarah UI,
Kepala Departemen Penulisan
Kelompok Studi Mahasiswa Eka Prasetya UI
(Universitas Indonesia)

Kondisi perekonomian Indonesia saat ini sering disamakan dengan kondisi semasa krisis 1998 banyak membuat masyarakat Indonesia panik. Hal tersebut didorong dengan kenaikan nilai dolar Amerika menembus angka Rp14.000 per satu dolarnya.

Namun, hal ini akan tetap menjadi sebuah masalah apabila masyarakat Indonesia selalu merisaukan keadaan tanpa memikirkan solusi yang bisa ditempuh untuk segera melalui keadaan ini. Adapun salah satu solusi yang dapat dilakukan oleh masyarakat Indonesia adalah dengan mengokohkan fondasi ekonominya di sektor maritim.

Seperti yang dikatakan Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardjojo bahwa sektor maritim dapat menjadi sebuah terobosan dalam menggenjot pertumbuhan ekonomi. Hal ini tentunya tidak semata opini belaka, namun juga disertai dengan realita bahwa potensi laut Indonesia diperkirakan mencapai USD1.200 miliar per tahun.

Dengan menyelisik kembali fakta yang ada, menjadikan ekonomi maritim sebagai prime mover (penggerak utama) bagi pembangunan ekonomi Indonesia saat ini bukanlah tanpa alasan. Potensi ekonomi maritim Indonesia tersebar pada wilayah laut seluas 5,8 juta kilometer persegi yang terdiri atas wilayah teritorial sebesar 3,2 juta kilometer persegi dan wilayah zona ekonomi eksklusif Indonesia (ZEEI) 2,7 juta km2.

Tidak hanya itu, Indonesia juga memiliki garis pantai terpanjang kedua di dunia, dengan total panjang 81.000 kilometer. Di sisi lain, secara geografis Indonesia sangat diuntungkan dengan berada di antara dua Samudera Pasifik dan Hindia, dan diapit oleh dua benua Asia dan Australia. Hal tersebut tentunya akan menjadi sebuah potensi yang sangat dahsyat untuk diwujudkan menjadi nilai tambah ekonomi.

Dari kondisi dan potensi yang dimiliki Indonesia saat ini, sudah saatnya mengaitkan kedua hal tersebut dalam mencari sebuah solusi atas keadaan yang terjadi. Indonesia merupakan negara yang kaya akan sisi maritimnya, namun seolah-olah hal ini terlupakan orientasi berlebih masyarakat Indonesia terhadap daratan yang justru dapat menanggalkan predikat Indonesia sebagai negara kaya.

Karena itu, dengan tantangan yang akan terus mendatangi Indonesia, kembali membangkitkan ekonomi maritim Indonesia sudah wajar dilakukan oleh banyak masyarakat Indonesia.
(bbg)
Berita Terkait
Mahasiswa Doktoral Unhan...
Mahasiswa Doktoral Unhan Sebut Pentingnya Pengembangan Pertahanan Maritim
Tiga Poros di Pilpres...
Tiga Poros di Pilpres 2024 Dinilai Rasional dan Memungkinkan
Lokalisasi Terbesar...
Lokalisasi Terbesar di Pantura Timur Dirobohkan, Situasi Sempat Memanas
Capres Poros Ketiga...
Capres Poros Ketiga Pilpres 2024 Belum Terlihat
Soal Poros Partai Islam,...
Soal Poros Partai Islam, Inisiator Partai Ummat Bilang Begini
Poros Islam Ingin Usung...
Poros Islam Ingin Usung Capres-Cawapres di Pilpres 2024? PKB Jadi Penentu
Berita Terkini
2 Wamen Kabinet Prabowo...
2 Wamen Kabinet Prabowo Terjerat Korupsi, Nomor 1 Divonis 4,5 Tahun Penjara
Perang Iran 20266: Ketika...
Perang Iran 20266: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Prabowo akan Menerima...
Prabowo akan Menerima Surat Kepercayaan dari 17 Dubes pada 8 Juni 2026
Said Iqbal soal Sinyal...
Said Iqbal soal Sinyal Masuk Kabinet Prabowo: Kita Tunggu Pengumuman Resmi
3 Pati dan Pamen Dimutasi...
3 Pati dan Pamen Dimutasi Kapolri ke Kortastipidkor, Ada Irjen hingga Kombes Pol
7 Terdakwa Kasus Suap...
7 Terdakwa Kasus Suap Sertifikasi K3 Kemnaker Dihukum 4 hingga 6,5 Tahun Penjara
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved