Fahri Hamzah: Pemerintah Jokowi Enggak Punya Konsep

Minggu, 28 Juni 2015 - 06:02 WIB
Fahri Hamzah: Pemerintah...
Fahri Hamzah: Pemerintah Jokowi Enggak Punya Konsep
A A A
JAKARTA - Batalnya usulan kenaikan alokasi anggaran pemerintah untuk bantuan dana partai politik (parpol), dikritik Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah. Menurutnya, pemerintah tak menggunakan konsep dalam mewacanakan hal tersebut.

"Karena memang pemerintah enggak pernah ngomong pakai konsep. DPR yang diperhatikan dengan political funding," kata Fahri usai menghadiri acara buka puasa bersama Partai Perindo, Jalan Diponegoro Nomor 29, Menteng, Jakarta Pusat, kemarin.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menyarankan pemerintah, agar ke depan memiliki konsep dalam mewacanakan sesuatu.

"Jangan grabuk-grubuk. Negara manapun kalau mau korupsi politik hilang, sederhana. Kuncinya bagaimana biayai politik. Itu political funding," ucap Fahri.

Untuk membiayai politik, kata dia, bisa menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) atau sumbangan dari swasta. Akan tetapi, keduanya perlu regulasi atau aturan yang detail.

"Jangan ngomong APBN mau dipotong sekian, nanti orang ngamuk karena enggak dibahas konsepnya. Kalau punya konsep kerjakan, bikin regulasi teknisnya. Semua ada konsekuensinya," imbuhnya.

Dia menilai wacana kenaikan dana parpol seperti halnya wacana revisi Undang-undang (UU) Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK dan usulan Program Pembangunan Daerah Pemilihan (UP2DB) atau yang kerap disebut dana aspirasi anggota DPR.

"Konsepnya dulu matangkan, kita maunya begitu. Nah sekarang gini, begitu diserang masyarakat, balik badan," pungkasnya.

Seperti diketahui, kenaikan alokasi anggaran pemerintah untuk bantuan dana parpol batal dilakukan. Pasalnya, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tidak akan membahas kembali usul kenaikan angka bantuan parpol kepada Kementerian Keuangan dan DPR.

Pilihan:

Golkar Berhentikan Kadernya dari Anggota DPR
(maf)
Berita Terkait
Reshuffle Kabinet Wujud...
Reshuffle Kabinet Wujud Kegagalan Partai Politik Kawal Pemerintahan
Relawan AJJ Usul Jokowi...
Relawan AJJ Usul Jokowi Masuk Partai Berkarakter Ini
Jokowi Akan Bisikkan...
Jokowi Akan Bisikkan Nama Capres-Cawapres Hasil Musra ke Partai Politik
Dua Agenda Politik Besar...
Dua Agenda Politik Besar di Balik Pembegalan Partai Demokrat
Isu Jokowi Jadi Ketua...
Isu Jokowi Jadi Ketua Umum, Waketum Golkar: Sebaiknya Berada di Atas Semua Parpol
Partai Perindo Sebut...
Partai Perindo Sebut Gesture Politik Presiden Jokowi Ada pada Ganjar
Berita Terkini
Anis Matta soal Politik...
Anis Matta soal Politik Luar Negeri Bebas Aktif: Jangan Datang kepada Orang Hanya Waktu Kita Punya Masalah
Mohon Perlindungan Presiden,...
Mohon Perlindungan Presiden, Asosiasi Petani Tembakau Tolak Rancangan Pembatasan Kadar Nikotin
Ketua MUI Harap KUII...
Ketua MUI Harap KUII VIII Keluarkan Rekomendasi Tegas Penolakan Praktik LGBT
Pakar: Penggeledahan...
Pakar: Penggeledahan dalam Kasus Febrie Dapat Dibenarkan Asal Sesuai Prosedur
Kenapa Febrie Adriansyah...
Kenapa Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK? Kejagung Ungkap Alasannya
Presiden PKS: Olahraga...
Presiden PKS: Olahraga Jadi Jembatan Pembangunan Mental Generasi Muda
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved