Langgar Wilayah Indonesia, Malaysia Main Kucing-kucingan

Rabu, 17 Juni 2015 - 09:41 WIB
Langgar Wilayah Indonesia,...
Langgar Wilayah Indonesia, Malaysia Main Kucing-kucingan
A A A
JAKARTA - Volume pelanggaran batas wilayah negara Indonesia oleh Malaysia cukup tinggi. Memasuki triwulan kedua tahun 2015, TNI mencatat ada sembilan pelanggaran yang dilakukan Malaysia terhadap Indonesia khususnya di sekitar wilayah Ambalat.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI M Fuad Basya mengatakan, modus yang dilakukan pihak negeri jiran saat melanggar batas wilayah Indonesia ibarat orang bermain kucing-kucingan.

Saat patroli pesawat TNI tidak berada pada posisi, kata Fuad, pihak Malaysia biasanya masuk ke Wilayah Indonesia. Sementara itu, jika TNI sedang standby, pihak Malaysia menjauh dari perbatasan.

"Bukan Ambalat saja. Jadi sekitar Malaysia, dia coba masuk ke Malaysia-Indonesia, tapi berat ke Indonesia sedikit. Dia menganggap perbatasan itu harus masuk ke kita," ujar Fuad saat dihubungi wartawan, Rabu (17/6/2015).

"Motifnya itu. Kalau pesawat kita ada di sana mereka enggak mau. Tapi dia tahu enggak ada pesawat di Tarakan, Makassar, dia masuk. Jika kejar dari Jawa mereka keburu hilang," imbuhnya.

Atas pelanggaran batas wilayah itu, lanjut Fuad, Panglima TNI telah mengirimkan surat kepada Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) dan Menteri Luar Negeri (Menlu).

Surat tersebut, lanjut dia, berisi permintaan agar Indonesia melayangkan nota protes terhadap Malaysia. "Yang jelas jika ini tak ada nota protes, peluang mereka katakan 'ini daerah saya' seperti Sipadan-Ligitan. Mereka bangun dan penduduknya mereka semua yang bangun."

"Karena mereka lewat dan kita biarkan. Mereka lewat kita tak protes. Mereka lewat lagi. Mereka catat itu, mereka beberapa kali lewat ke wilayah Indonesia, tak ada masalah kok," imbuhnya.

PILIHAN:

Panglima TNI Akui Pesawat Malaysia Kerap Langgar Batas RI
(kri)
Berita Terkait
Pemerintah Harus Tegas...
Pemerintah Harus Tegas terhadap Pelanggaran Asing di Tanah Air
8 Perbatasan Negara...
8 Perbatasan Negara Paling Mengerikan Se-Asia
Pembangunan di Wilayah...
Pembangunan di Wilayah Perbatasan, Pemerintah Gelontorkan Rp10,5 Triliun
Tumbuhkan Pusat Perekonomian...
Tumbuhkan Pusat Perekonomian Baru
Presiden Teken Inpres...
Presiden Teken Inpres Percepatan Pembangunan Tiga Kawasan Perbatasan
BNPP Ambil Langkah Strategis...
BNPP Ambil Langkah Strategis Sikapi Jalur Tak Resmi RI-Malaysia
Berita Terkini
Pakar Hukum Didit Wijayanto...
Pakar Hukum Didit Wijayanto Sebut Dian Sandi Harusnya Terkena Pasal 32 UU ITE, Bukan Roy Suryo
Lantik 1.177 Perwira...
Lantik 1.177 Perwira TNI-Polri, Prabowo: Pangkat adalah Amanah dan Kepercayaan Rakyat
Prabowo Lantik 1.177...
Prabowo Lantik 1.177 Perwira TNI-Polri, Anugerahkan Adhi Makayasa ke Lulusan Terbaik
Akademisi UI: Indonesia...
Akademisi UI: Indonesia Perlu Regulasi Atasi Ancaman Spionase dan Siber
Belum Genap 2 Bulan...
Belum Genap 2 Bulan Jabat Kepala BGN, Nanik Mundur untuk Pengobatan Jantung
Prabowo Setujui Nanik...
Prabowo Setujui Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved