Eks Ketua MK Ingatkan Hakim Tidak Ikuti Hawa Nafsu

Jum'at, 12 Juni 2015 - 16:28 WIB
Eks Ketua MK Ingatkan...
Eks Ketua MK Ingatkan Hakim Tidak Ikuti Hawa Nafsu
A A A
JAKARTA - Mantan Ketua Mahkamah Kontitusi (MK) Hamdan Zoelva menilai putusan hakim boleh didiskusikan secara akademik kepada publik, termasuk putusan yang dibuat hakim tingkat kasasi di Mahkamah Agung (MA).

Terkait vonis kasasi hakim yang memperberat hukuman mantan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum, Hamdan enggan memberikan komentar karena belum membaca putusan tersebut secara detail.

Kendati demikian, Hamdan menegaskan hakim tidak boleh memutus perkara untuk memenuhi hawa nafsu secara emosional.

"Dia bisa jadi sangat subjektif kalau sebuah putusan hanya untuk memenuhi kepuasan hakim secara subjektif. Keadilan itu enggak bisa diukur dari rasa hakim semata-mata," kata Hamdan saat berbicara dalam diskusi bertajuk Artidjo: Mengadili atau Menghukum?, yang digelar Perhimpunan Magister Hukum Indonesia (PMHI) di Bumbu Desa, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2015).

Hamdan menegaskan, hakim harus berlaku independen dalam mengambil putusan. Apalagi jika kedudukannya sebagai hakim agung.

Menurut dia, hakim dalam mengambil putusan bukan semata mengandalkan fakta dan bukti materi, tetapi juga harus mengedepankan sejumlah aspek seperti aspek publik dan aspek terhukum. Sehingga, aspek-aspek tersebut memenuhi rasa keadilan bersama.

"Hakim tidak boleh memutus karena marah atau jengkel . Hakim tidak boleh putuskan dengan asumsi awal karena jengkel dengan koruptor lalu langsung putuskan hukuman setinggi-tingginya," ujarnya.

Menurut dia, hakim harus mampu membaca perkara agar dapat memutus secara adil. "Jadi sejengkel apapun pada seseorang, atau secinta-citanya pada seseorang harus bisa baca perkara. Sehingga putusan bisa adil," tutur Hamdan.

PILIHAN :

Vonis Anas Ciptakan Monster-monster di MA

Keluarga Anas Sebut Vonis Hakim MA Zalim

MA Persilakan Anas Ajukan PK
(dam)
Berita Terkait
MKH Pecat Hakim Penerima...
MKH Pecat Hakim Penerima Suap Kepengurusan Perkara Dede Suryaman
Kekayaan Hakim Agung...
Kekayaan Hakim Agung Sudrajad Dimyati, Tersangka Kasus Suap di MA
Hakim Tolak Praperadilan...
Hakim Tolak Praperadilan Hakim Agung MA Gazalba Saleh
Hakim Agung Gazalba...
Hakim Agung Gazalba Tersangka Gratifikasi dan TPPU
Cari Barang Bukti Kasus...
Cari Barang Bukti Kasus Hakim Agung, KPK Geledah Gedung Mahkamah Agung
Hercules Ngaku Tak kenal...
Hercules Ngaku Tak kenal Tersangka Kasus Suap Pengurusan Perkara di MA
Berita Terkini
Sangkal Menkeu dan Gubernur...
Sangkal Menkeu dan Gubernur BI Diganti, Mensesneg: Justru Harus Kita Perkuat
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Penahanan Sudewo Dipindah...
Penahanan Sudewo Dipindah ke Semarang Jelang Sidang Perdana Kasusnya
Mensos Gus Ipul Tegaskan...
Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Zona Aman untuk Korupsi di Kemensos
Infografis
HBL Mantiri, Eks Panglima...
HBL Mantiri, Eks Panglima Komando di Timtim yang Dapat Pangkat Jenderal Kehormatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved