Fahri: Tolak Dana Aspirasi, Pemerintah Tak Hargai Rakyat

Jum'at, 26 Juni 2015 - 16:35 WIB
Fahri: Tolak Dana Aspirasi,...
Fahri: Tolak Dana Aspirasi, Pemerintah Tak Hargai Rakyat
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah meminta publik untuk tidak terlalu khawatir terhadap penyalahgunaan Usulan Program Pembangunan Daerah Pemilihan (UP2DP) atau dana aspirasi DPR.

Pembahasan dana aspirasi tersebut telah disetujui DPR dalam rapat paripurna, Selasa 23 Juni lalu. Fahri percaya, sistem pengawasan negara melalui sejumlah lembaganya dapat mencegah penyalahgunaan dana aspirasi oleh anggota DPR.

"(Untuk pengawasan) Negara sudah lengkap. Sistem negara lengkap. Ada BPK (Badan Pemeriksa Keuangan), juga ada media," kata Fahri di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (26/6/2015).

Diakui Fahri, dirinya merasa jengkel dengan sikap pemerintah yang hingga kini belum jelas terkait dana aspirasi. Menurutnya, pengabaian terhadap usulan dana aspirasi sama dengan tidak menghargai para legislator yang telah dipilih dan mengemban suara aspirasi rakyat.

"Masa dengar rakyat saja enggak boleh. Soal mekanismenya, APBN itu urusan pemerintah. Jangan kita disalahkan. Saya enggak ngerti apa yang ditakuti eksekutif (soal dana aspirasi)," tandas Fahri.

Lebih lanjut, politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini akan membuka kepada publik jika nanti pemerintah menolak dana aspirasi yang diajukan oleh DPR.

"Kalau pemerintah menolak, saya sudah punya surat, kita kasih tahu rakyat kalau kita ditolak. Pemerintah tidak punya konsep. Tidak ada gunanya panggil mereka untuk konsultasi," tutup Fahri.

PILIHAN:
Mendagri Nilai Dana Aspirasi Hak DPR Buat Mengusulkan

Incar Dana Aspirasi, PKB Bermimpi Jadi Partai Besar
(kri)
Berita Terkait
Daftar Lengkap 580 Anggota...
Daftar Lengkap 580 Anggota DPR yang Dilantik Hari Ini
SDI Sebut Sangat Berlebihan...
SDI Sebut Sangat Berlebihan Kinerja DPR RI Sekarang Dianggap Terburuk di Era Reformasi
Dua Fraksi DPR Enggan...
Dua Fraksi DPR Enggan Laporkan Kasus Corona Anggotanya
Lewat Sebuah Buku, Desmond...
Lewat Sebuah Buku, Desmond Mahesa Ungkap Seluk-Beluk tentang DPR
Sidang Pertama DPR 2020-2021...
Sidang Pertama DPR 2020-2021 Dihadiri 98 Anggota Secara Fisik, 231 Virtual
DPR Batasi Tamu yang...
DPR Batasi Tamu yang Masuk ke Kompleks Senayan
Berita Terkini
KPK Panggil Bupati Penajam...
KPK Panggil Bupati Penajam Paser Utara terkait Kasus Gratifikasi di Kukar
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Ditahan Kejagung, Pimpinan DPR Singgung Asas Kesetaraan
DJP Libatkan Babinsa...
DJP Libatkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Wajib Pajak, DPR: Jangan Ada Kesan Menakut-nakuti
DKPP Gelar Sidang Pelanggaran...
DKPP Gelar Sidang Pelanggaran Etik KPU Terkait Pencalonan Jokowi sebagai Kepala Daerah dan Presiden
Gelar Festival Literasi...
Gelar Festival Literasi Islam, Kemenag: Ada Wakaf Al Qur'an dan Cek Kesehatan Gratis
Polda Metro Mulai Selidiki...
Polda Metro Mulai Selidiki Laporan PWI Terhadap Hotman Paris soal Ucapan Lu Punya Otak Gak? ke Wartawan
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved