Peserta Kartu Pra Kerja Mayoritas Berusia 18-34 Tahun

Selasa, 14 Juli 2020 - 05:43 WIB
loading...
Peserta Kartu Pra Kerja...
FOTO/SINDOnews/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Pra Kerja Denni P Purbasari mengungkapkan, sebanyak 91% atau mayoritas peserta yang mendaftar program Kartu Pra Kerja adalah mereka yang berpendidikan SMA dan berusia 18-34 tahun.

Hal itu dia sampaikan berdasarkan survei Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K). "Jadi, hal itu relatif berpendidikan. Lalu ada S1 adalah kedua terbesar. Kedua, fakta bahwa 88% usianya masih relatif muda 18-34 tahun," ungkap Denni. (Baca juga: Katanya Bukan Marah, Jokowi: Cuma Minta Menteri Kerja Keras Atasi Corona)

Dia juga menjelaskan, pihaknya selalu mentransfer insentif kepada rekan-rekan yang mengikuti program kartu pra kerja tersebut. Dirinya pun memastikan mayoritas yang mendapatkan kartu pra kerja ini hampir 81% tidak bekerja.

"Tercatat, ada 81% penerima program ini tidak kerja, lalu 7% dari pelaku UMKM yang terdampak. Kalau total ada 88% dan 12% pekerja yang ingin meningkat kompetensinya," paparnya.

Sebelumnya, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian memastikan pembukaan program Kartu Pra Kerja batch empat pada akhir Juli 2020. Pembukaan dilakukan ketika rumusan aturan teknis atau turunan dari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 76 Tahun 2020 sudah terbit.

Sekretaris Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso menjelaskan, aturan turunan dari Perpres Nomor 76 Tahun 2020 merupakan aturan teknis yang mengatur secara detail terkait pelaksanaan Kartu Pra Kerja. Karena itu, batch empat akan dibuka jika aturannya dianggap rampung.
(nbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Luncurkan Program Satu...
Luncurkan Program Satu Data untuk Semua, Kemendagri: Agar Kebijakan Tepat Sasaran
Launching Program FCP,...
Launching Program FCP, Itjen Kemenag: Perkuat Tata Kelola dan Transparansi Bantuan Pemerintah
Kalimantan Tengah Dapat...
Kalimantan Tengah Dapat Alokasi 4.890 Rumah Tangga Penerima Bantuan Pasang Listrik Gratis Sepanjang 2023
18.071 Rumah Tangga...
18.071 Rumah Tangga di Jatim Dapat Instalasi Listrik Gratis Sepanjang 2022
Jabar Dapat Alokasi...
Jabar Dapat Alokasi 19.430 Rumah Tangga Penerima Bantuan Pasang Listrik Gratis Tahun 2023
9.695 Rakyat Jawa Tengah...
9.695 Rakyat Jawa Tengah Terima Program Bantuan Pasang Baru Listrik ESDM Tahun 2022
Pemerintah Resmikan...
Pemerintah Resmikan 1.300 Unit Hunian Sementara Korban Bencana Sumatera
Tekan Pengangguran di...
Tekan Pengangguran di Bojonegoro, Setyo Wahono Siapkan Kartu Prakerja Baru
Penyaluran Bansos di...
Penyaluran Bansos di Daerah 3T, Pendamping PKH Belitung Apresiasi Pos Indonesia
Rekomendasi
ByteDance Respons Soal...
ByteDance Respons Soal Kehadiran Mobil Listrik TikTok
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
Sarwendah Hapus Sejumlah...
Sarwendah Hapus Sejumlah Brand dari Bio Instagram, Ada Apa?
Berita Terkini
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Mashum: NU juga Butuh Tata Krama
DPR Tunggu Hasil Pembahasan...
DPR Tunggu Hasil Pembahasan Tim Perumus Buruh dan Apindo untuk RUU Ciptaker
Dasco Sebut Satgas Mulai...
Dasco Sebut Satgas Mulai Gelar Rapat Antisipasi Gelombang PHK Pekan Depan
Hadiri Suroboyo 10K,...
Hadiri Suroboyo 10K, Wali Kota Agustina Siap Tampilkan Grand Finale Terbaik The Ultimate 10K Series 2026
Kapolri Respons Usulan...
Kapolri Respons Usulan Pigai soal Sipil Duduki Jabatan Utama Polri: Sudah Ada Ruang Resiprokal
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Infografis
Dari Pengguna di Bawah...
Dari Pengguna di Bawah 18 Tahun Medsos Raup Iklan USD11 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved