Menatap Masa Depan Pendidikan Agama

Sabtu, 14 Januari 2023 - 12:04 WIB
loading...
Menatap Masa Depan Pendidikan...
J Masruroh. FOTO/DOK KORAN SINDO
A A A
J. Masruroh
Guru MAN 2 Lamongan, Jawa Timur

Pada November 2022 para pemimpin agama dunia menggelar pertemuan di Bali dalam forum yang kita kenal dengan sebutan R20. Agama sebagai bagian dari solusi adalah tema yang diusung dalam forum tersebut.

Kini para tokoh agama didorong untuk berpikir agar agama bisa menjadi inspirasi spiritual dalam menyelesaikan permasalahan global. Terkait hal tersebut, kita patut bertanya perihal pendidikan agama di sekolah.

Kira-kira sudah siapkah pendidikan agama yang ada saat ini turut serta dalam mewujudkan cita-cita mulia R20? Untuk menjawab pertanyaan tersebut tentunya diperlukan pengakuan secara jujur atas realitas pendidikan agama yang ada saat ini.

Tampaknya tak perlu malu mengakui bahwa pendidikan agama belum bisa dikatakan menjadi solusi untuk permasalahan umat. Menyedihkannya lagi, pendidikan agama justru ditengarai turut serta menjadi salah satu penyebab tumbuhnya perilaku intoleransi dan kekerasan terhadap perempuan yang masih saja terjadi hingga saat ini. Bahkhan 47% anggota DPR RI pernah mengakui adanya masalah serius dalam pendidikan agama di sekolah negeri. (Survei PPIM 2019)

Buku Agama di Sekolah
Salah satu penyebab masih banyaknya perilaku menyimpang dengan dalih agama ditengarai berasal dari buku. Sudah banyak diketahui di beberapa sekolah penggunaan buku paket dari pemerintah justru jarang dilakukan. Maraknya penggunaan buku lembar kerja siswa (LKS) menjadikan buku pemeritah semakin tersingkir. Padahal semua guru mengetahui bahwa LKS hanya merupakan salah satu sumber belajar, bukan satu-satunya.

Masalahnya buku-buku LKS tidak semuanya memiliki kualitas yang bagus. Saya pernah menjumpai soal latihan Al Qur’an Hadis yang jauh dari nilai kebaikan. Dalam soal tersebut tertulis, “Setiap muslim dituntut untuk selalu waspada terhadap gerakan yang dilakukan oleh kelompok Yahudi dan Nasrani karena, a) menakutkan, b) menyeramkan, c) menghancurkan Islam, d) menyesatkan, e) menjauhkan muslim dari nilai-nilai ajaran ilahi.”

Hal ini tentu sangat disayangkan. Sudah beberapa tahun belakangan ini pemerintah terus menggaungkan paham moderasi beragama. Namun, pada buku yang dipegang siswa tahun ajaran 2022/2023 terdapat hal yang sebaliknya. Anehnya lagi, soal semacam ini digunakan para guru untuk mengukur pengetahuan dan kemahiran siswa dalam mata pelajaran agama.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Nasaruddin Umar: Spirit...
Nasaruddin Umar: Spirit Kiai Wahab Hasbullah Relevan untuk Perkuat Pesantren dan NKRI
Kementerian, TNI, dan...
Kementerian, TNI, dan Polri Kolaborasi Perkuat Moderasi Beragama
Paradoks Persaudaraan...
Paradoks Persaudaraan Manusia di Asia Tenggara
Rakernas BMBPSDM 2026,...
Rakernas BMBPSDM 2026, Menag Dorong Peningkatan Kompetensi SDM dan Teknologi
Politik, Iman, dan Belanja:...
Politik, Iman, dan Belanja: Mesin Peradaban Manusia
Kukuhkan Rumah Moderasi...
Kukuhkan Rumah Moderasi Beragama, Staf Khusus Menag: Terus Jaga Kerukunan
Muktamar Krapyak, Ulama...
Muktamar Krapyak, Ulama Muda Rumuskan Teologi Kerukunan Kosmik
Apa Itu Adonitologi?...
Apa Itu Adonitologi? Agama untuk Pemuja Wanita Berbokong Besar
Rekomendasi
Bahlil Siap Atur Mekanisme...
Bahlil Siap Atur Mekanisme Izin Tambang Ormas Agama Pascaputusan MK
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
Microdrama AI Second...
Microdrama AI Second Crown Tayang di V+Short, Drama Kerajaan yang Bikin Nagih
Berita Terkini
Gibran Duduk di Barisan...
Gibran Duduk di Barisan Menteri saat Sidang Kabinet, Mensesneg Beri Penjelasan
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Lombok Barat Tersangka Dugaan Suap dan Gratifikasi
Istana: Presiden Prabowo...
Istana: Presiden Prabowo Bakal Angkat Jampidsus Definitif dalam 1-2 Hari
Paripurna DPR Setujui...
Paripurna DPR Setujui Wahidah Suaib Jadi Anggota Ombudsman Pengganti Hery Susanto
Alasan KPK Kembalikan...
Alasan KPK Kembalikan Mobil Noel Ebenezer
Bos Blueray John Field...
Bos Blueray John Field Yakin Uang Suap Tersalurkan ke Dirjen Bea Cukai, Uangnya Tidak Pernah Kembali
Infografis
Daftar Lengkap Pelatih...
Daftar Lengkap Pelatih Timnas Indonesia dari Masa ke Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved