KPK Sudah Kantongi Rekomendasi Dokter RSPAD Jebloskan Lukas Enembe ke Penjara
Jum'at, 13 Januari 2023 - 10:15 WIB
loading...
KPK menyebut telah mengantongi rekomendasi dari tim dokter RSPAD Gatot Soebroto untuk menjebloskan Gubernur Papua Lukas Enembe ke penjara. Foto/SINDOnews/Sutikno
A
A
A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut telah mengantongi rekomendasi dari tim dokter Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto untuk menjebloskan Gubernur Papua Lukas Enembe ke penjara.
KPK menjebloskan Lukas Enembe ke penjara setelah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka pada Kamis 12 Januari 2023 malam. Lukas sebelumnya sempat dibantarkan penahanannya di RSPAD Gatot Soebroto karena kondisi kesehatannya belum stabil. Baca juga: Pengacara Akui Lukas Enembe Kantongi Paspor hingga Mata Uang Asing saat Ditangkap KPK
"Dari pemeriksaan tim medis, saat ini yang bersangkutan telah dinyatakan fit to stand trial sehingga dapat dilakukan pemeriksaan dalam rangka kelengkapan berkas perkaranya," ujar Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi, Jumat (13/1/2023).
Status pembantaran penahanan Lukas Enembe telah dicabut KPK sejak Kamis 12 Januari 2023. Lukas juga telah mulai menjalani proses penahanan untuk 20 hari ke depan di Rumah Tahanan (Rutan) KPK cabang Pomdam Jaya, Guntur, Jakarta Selatan, sejak tadi malam.
KPK menjebloskan Lukas Enembe ke penjara setelah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka pada Kamis 12 Januari 2023 malam. Lukas sebelumnya sempat dibantarkan penahanannya di RSPAD Gatot Soebroto karena kondisi kesehatannya belum stabil. Baca juga: Pengacara Akui Lukas Enembe Kantongi Paspor hingga Mata Uang Asing saat Ditangkap KPK
"Dari pemeriksaan tim medis, saat ini yang bersangkutan telah dinyatakan fit to stand trial sehingga dapat dilakukan pemeriksaan dalam rangka kelengkapan berkas perkaranya," ujar Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi, Jumat (13/1/2023).
Status pembantaran penahanan Lukas Enembe telah dicabut KPK sejak Kamis 12 Januari 2023. Lukas juga telah mulai menjalani proses penahanan untuk 20 hari ke depan di Rumah Tahanan (Rutan) KPK cabang Pomdam Jaya, Guntur, Jakarta Selatan, sejak tadi malam.
Lihat Juga :