Tiba di Filipina, Polri Gelar Investigasi Kasus Kepemilikan 12 Senpi Pilot Anton Gobay
Kamis, 12 Januari 2023 - 14:40 WIB
loading...
Tim Divisi Hubungan Internasional (Hubinter) Polri tiba di Filipina untuk melakukan joint investigation kasus kepemilikan belasan senjata api (senpi) ilegal oleh pilot Anton Gobay. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Tim Divisi Hubungan Internasional (Hubinter) Polri tiba di Filipina. Kehadiran tim tersebut untuk mengusut kasus kepemilikan belasan senjata api (senpi) ilegal oleh pilot Anton Gobay.
“Tim Polri setibanya di Manila langsung bergerak menuju KBRI untuk melakukan konsolidasi dengan jajaran KBRI Manila sekaligus menerima arahan dari Duta Besar RI," kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo di Jakarta, Kamis (12/1/2023).
Dedi menjelaskan, Polri selanjutnya akan bertemu dengan Kepolisian Nasional Filipina (Phillipines National Police) dalam rangka kerja sama penanganan kasus Anton Gobay, yang saat ini di tahan di wilayah Provinsi Saringan. "Setelah ditangkap oleh Apgakum Filipina karena terlibat kasus dugaan penggunaan senjata api ilegal yang kemungkinan akan diselundupkan di Indonesia," ujar Dedi.
Baca juga: Polri Telusuri Hubungan Pilot WNI yang Ditangkap di Filipina dengan Lukas Enembe
Dalam kasus tersebut, Dedi mengungkapkan, Polri akan melakukan joint investigation dalam penyidikannya. "Semua masih berproses oleh otoritas kepolisian Filipina dan tim dari Mabes Polri untuk melaksanakan joint investigation kepemilikan senpi ilegal," ucap Dedi.
“Tim Polri setibanya di Manila langsung bergerak menuju KBRI untuk melakukan konsolidasi dengan jajaran KBRI Manila sekaligus menerima arahan dari Duta Besar RI," kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo di Jakarta, Kamis (12/1/2023).
Dedi menjelaskan, Polri selanjutnya akan bertemu dengan Kepolisian Nasional Filipina (Phillipines National Police) dalam rangka kerja sama penanganan kasus Anton Gobay, yang saat ini di tahan di wilayah Provinsi Saringan. "Setelah ditangkap oleh Apgakum Filipina karena terlibat kasus dugaan penggunaan senjata api ilegal yang kemungkinan akan diselundupkan di Indonesia," ujar Dedi.
Baca juga: Polri Telusuri Hubungan Pilot WNI yang Ditangkap di Filipina dengan Lukas Enembe
Dalam kasus tersebut, Dedi mengungkapkan, Polri akan melakukan joint investigation dalam penyidikannya. "Semua masih berproses oleh otoritas kepolisian Filipina dan tim dari Mabes Polri untuk melaksanakan joint investigation kepemilikan senpi ilegal," ucap Dedi.
Lihat Juga :