Lukas Enembe Ditangkap KPK, AHY: Penegakan Hukum Jangan Tebang Pilih dan Harus Adil

Kamis, 12 Januari 2023 - 14:18 WIB
loading...
Lukas Enembe Ditangkap...
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meminta penegakan hukum jangan tebang pilih dan harus adil. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Gubernur Papua Lukas Enembe yang juga kader Partai Demokrat ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Saat ini Lukas Enembe tengah menjalani perawatan medis di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat sebelum diperiksa dan ditahan oleh penyidik.

"Sejak awal, kami ingin meyakinkan setiap orang, setiap warga negara memiliki hak untuk mencari keadilan di negerinya sendiri. Oleh karena itu kami ingin memberikan ruang itu kepada bapak Lukas Enembe," ujar Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Kantor DPP Partai Demokrat, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (12/1/2023).

Keluarga besar Partai Demokrat disebut AHY tentu prihatin, dan sekaligus memberikan doa dan support agar Lukas Enembe diberikan kesehatan, karena yang bersangkutan akhir-akhir ini mengalami sakit. "Karena itu sesuatu yang bernilai untuk kemanusiaan memberikan ruang untuk kita sehat setelah itu bisa menjalani segala hal, termasuk proses hukum yang sedang dijalankan," tuturnya.

Baca juga: Dokter Pribadi Protes Lukas Enembe Tak Diberi Ubi dan Ketela di Rumah Sakit

AHY juga berharap masyarakat Papua juga bisa dengan baik menerima situasi tersebut serta tetap tenang dan bisa memberi ruang agar proses hukum bisa dijalankan dengan baik. "Sekali lagi kami sebagai bagian dari keluarga besar, mengharapkan Pak Lukas Enembe diberikan kesempatan yang baik untuk bisa memulihkan kesehatan," tambah AHY.

Baca juga: KPK Sita Emas Batangan hingga Kendaraan Mewah Milik Lukas Enembe

AHY meminta semua pihak tidak perlu berspekulasi yang lain-lain, dan berharap penegakan hukum dan keadilan di negeri ini bisa ditegakkan dengan baik artinya tidak tebang pilih.

"Adil buat semua. Kita berharap demokrasi kita bertumbuh, semakin matang, semakin berkembang, berdasarkan asas kepastian hukum. Saya ingin kita semua memberikan ruang seluas-luasnya dan kita mengawasi proses itu," ucap AHY.

AHY meminta penegakan hukum terhadap mereka yang tersangkut kasus hukum berlaku adil untuk semua pihak, kelompok, dan golongan. "Tidak boleh ada kelompok atau golongan tertentu yang diamankan, tapi ada kelompok atau golongan lain selalu menjadi sasaran tembak. Kita ingin sekali lagi semua diperlakukan secara adil di negeri kita," tegas AHY.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, Gubernur Papua Lukas Enembe telah ditetapkan sebagai tersangka kasus gratifikasi sejak 5 September 2022 lalu. Lukas Enembe ditangkap tim gabungan Polda Papua dan KPK saat berada di sebuah restoran di Distrik Abepura, Kota Jayapura pada Selasa, 10 Januari 2023 sekitar pukul 11.00 WIT lalu.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPK Cecar Maruf Cahyono...
KPK Cecar Ma'ruf Cahyono terkait Penerimaan Uang selama Jabat Sekjen MPR
KPK Ungkap Dugaan Intervensi...
KPK Ungkap Dugaan Intervensi BPK Pusat dalam Kasus Perubahan Opini Audit Pemkab Muara Enim
KPK Belum Menahan Eks...
KPK Belum Menahan Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono usai Pemeriksaan, Ini Alasannya
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Didakwa Terima Suap Uang dan Rumah, Total Rp4,8 M
Gus Yaqut Sakit, KPK...
Gus Yaqut Sakit, KPK Bantarkan Penahanannya ke RS Polri Kramatjati
Eksekusi Vonis 4,5 Penjara,...
Eksekusi Vonis 4,5 Penjara, KPK Jebloskan Noel ke Lapas Sukamiskin
KPK Geledah Kantor BPK...
KPK Geledah Kantor BPK Sumsel terkait Kasus Opini WTP Muara Enim, Sejumlah Dokumen Disita
KPK Ungkap Biro Jasa...
KPK Ungkap Biro Jasa Harus Setor Rp100 Ribu hingga Rp2,5 Juta untuk Pengurusan Izin Tinggal WNA di Bali
Gagas Forum Dialog,...
Gagas Forum Dialog, AHY Ajak Profesor dan Gen Z Rumuskan Masa Depan Indonesia
Rekomendasi
Satgas PRR Aceh Minta...
Satgas PRR Aceh Minta BPJN-Pemda Bangun Komunikasi dengan Warga Enang-Enang
KPK Geledah Kantor BPK...
KPK Geledah Kantor BPK Sumsel terkait Kasus Opini WTP Muara Enim, Sejumlah Dokumen Disita
Apa Itu Longevity? Gaya...
Apa Itu Longevity? Gaya Hidup Sehat yang Mulai Tren di Indonesia
Berita Terkini
Perang Iran 2026: Akhir...
Perang Iran 2026: Akhir Pertempuran, Awal Perebutan Kemenangan
PHK Massal Berisiko...
PHK Massal Berisiko Gerus Kelas Menengah, Sekjen Perindo Ferry Kurnia Dorong Insentif Dunia Usaha
Menkomdigi Meutya Hafid:...
Menkomdigi Meutya Hafid: 4,7 Juta Akun Anak di TikTok dan YouTube Dinonaktifkan
Tinjau Teknologi Tanam...
Tinjau Teknologi Tanam PM-AAS, Presiden Prabowo Sebut Inovasi Pertanian Revolusioner
Dasco Undang Serikat...
Dasco Undang Serikat Buruh dan Pemerintah Bahas Ancaman PHK
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Infografis
Takut Ditangkap ICC,...
Takut Ditangkap ICC, Netanyahu Minta Bantuan Inggris dan Jerman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved