Ketum IJTI: Ciri Jurnalisme Positif Adalah Mengedepankan Rasional dan Hati Nurani
Senin, 26 Desember 2022 - 22:16 WIB
loading...
Ketum IJTI Herik Kurniawan menyampaikan karakteristik jurnalisme positif adalah mengendepankan hati nurani dan rasional dalam menyampaikan informasi kepada publik. Foto/tangkapan layar
A
A
A
JAKARTA - Ketum Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia ( IJTI ) Herik Kurniawan menyampaikan karakteristik jurnalisme positif adalah mengendepankan hati nurani dan rasional dalam menyampaikan informasi kepada publik.
Hal ini disampaikan Herik dalam refleksi akhir 2022 IJTI dengan tema “Jurnalisme Positif, Kemerdekaan Pers dan Siaran Digital” yang disiarkan secara daring, Senin (26/12/2022).
"Sebetulnya apa yang kalian buat dalam jurnalisme positif ini kemudian bisa menjadi panduan seluruh jurnalis untuk tetap berpikir rasional dengan hati nurani, niat baik untuk menyampaikan hal-hal seluruh hasil liputannya kepada publik. Sehingga kemudian bukan caranya saja positif tetapi dampaknya juga positif," kata Herik.
Baca juga: Dewan Pers Ingatkan Pentingnya Integritas Pers Hadapi Kontestasi Politik
Menurutnya informasi yang berdampak positif juga harus terus di utamakan guna membangun Indonesia ke depan. Dengan privilege yang didapatkan jurnalis, kata dia, juga harus dimanfaat dengan sebaik-baiknya untuk mendapatkan informasi dari narasumber sepenuhnya kepada pemenuhan publik untuk informasi di Indonesia.
Hal ini disampaikan Herik dalam refleksi akhir 2022 IJTI dengan tema “Jurnalisme Positif, Kemerdekaan Pers dan Siaran Digital” yang disiarkan secara daring, Senin (26/12/2022).
"Sebetulnya apa yang kalian buat dalam jurnalisme positif ini kemudian bisa menjadi panduan seluruh jurnalis untuk tetap berpikir rasional dengan hati nurani, niat baik untuk menyampaikan hal-hal seluruh hasil liputannya kepada publik. Sehingga kemudian bukan caranya saja positif tetapi dampaknya juga positif," kata Herik.
Baca juga: Dewan Pers Ingatkan Pentingnya Integritas Pers Hadapi Kontestasi Politik
Menurutnya informasi yang berdampak positif juga harus terus di utamakan guna membangun Indonesia ke depan. Dengan privilege yang didapatkan jurnalis, kata dia, juga harus dimanfaat dengan sebaik-baiknya untuk mendapatkan informasi dari narasumber sepenuhnya kepada pemenuhan publik untuk informasi di Indonesia.
Lihat Juga :