Marak Penipuan Mencatut Bea Cukai, Masyarakat Diminta Waspada

Jum'at, 23 Desember 2022 - 20:57 WIB
loading...
Marak Penipuan Mencatut...
Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa Bea Cukai, Nirwala Dwi Heryanto memberikan keterangan kepada wartawan dalam media briefing, Jumat (23/12/2022). FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Masyarakat diminta mewaspadai modus penipuan yang mengatasnamakan Bea Cukai yang marak akhir-akhir ini. Tiga hal ini bisa dilakukan masyarakat agar tidak menjadi korban penipuan.

Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa Bea Cukai, Nirwala Dwi Heryanto mengatakan, penipuan yang mengatasnamakan institusinya cukup marak. Para pelaku mencatut nama Bea Cukai untuk mengintimidasi, memeras, dan memaksa calon korban agar mendapatkan keuntungan.

"Atas maraknya penipuan jenis ini, tak henti kami mengimbau kepada masyarakat untuk waspada dan paham bagaimana harus bertindak jika menjadi korban penipuan," kata Nirwala dalam media briefing di Kantor Pusat Bea Cukai, Jumat (23/12/2022).

Menurutnya, ada tiga langkah yang harus dilakukan agar terhindar dari penipuan ini. Pertama, tidak panik ketika ada oknum yang mengancam menjatuhkan denda puluhan juta, penjemputan oleh petugas, hingga pidana penjara.

Kedua, jangan langsung mentransfer uang ke rekening yang diberikan oleh oknum tersebut. Sebab, semua pungutan Bea dan Cukai memiliki jangka waktu sebelum jatuh tempo. Masyarakat bisa mengecek rekening melalui laman cekrekening milik Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

"Situs ini akan menampilkan informasi nama pemilik rekening, status verifikasi, dan jika terindikasi telah melakukan penipuan, situs ini juga akan menampilkan jumlah pelaporan yang telah dilakukan," kata Nirwala.

Langkah ketiga adalah melakukan konfirmasi kebenaran informasi ke Bea Cukai melalui contact center Bravo Bea Cukai, baik melalui saluran telepon yang telah disediakan atau live chat media sosial. Sementara, untuk melakukan penelusuran mandiri terhadap barang kiriman, masyarakat dapat mengakses situs resmi Bea Cukai.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Bea Cukai, KPK...
Kasus Bea Cukai, KPK Periksa 20 Petinggi Forwarder
KPK Panggil 4 ASN Ditjen...
KPK Panggil 4 ASN Ditjen Bea Cukai Semarang, Kasus Apa?
Periksa Pemilik Money...
Periksa Pemilik Money Changer, KPK Telusuri Penukaran Uang Tersangka Kasus Bea Cukai
Jaksa Ungkap Aliran...
Jaksa Ungkap Aliran Uang ke Dirjen Bea Cukai Lebih dari 213.600 Dolar Singapura: Itu Baru 1 Kali Penerimaan
KPK Periksa Heri Black,...
KPK Periksa Heri Black, Dalami Catatan Aliran Uang ke Oknum Bea Cukai
KPK Sita Kontainer Isi...
KPK Sita Kontainer Isi Suku Cadang Kendaraan yang Diduga Terafiliasi Blueray Cargo
Clara Shinta Resmi Laporkan...
Clara Shinta Resmi Laporkan Mantan Suami soal Dugaan Fitnah Titipan Uang Rp13 M
Bea Cukai Pangkal Pinang...
Bea Cukai Pangkal Pinang Sebut 15 Kontainer PMM Telah Memenuhi Syarat
Polisi Ungkap Modus...
Polisi Ungkap Modus Pasutri Pemilik WO Marwah: Gali Lubang Tutup Lubang
Rekomendasi
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
Iran Klaim Tembakkan...
Iran Klaim Tembakkan Rudal ke Arah 2 Kapal Perang AS, tapi Disangkal Amerika
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
Berita Terkini
Pigai Usul Jabatan Utama...
Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil, Sahroni: Urusin HAM Saja
Revisi UU Polri: Batas...
Revisi UU Polri: Batas Usia dan Syarat Anggota Kompolnas Diusulkan Lebih Fleksibel
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Infografis
Profil Dadan Hindayana,...
Profil Dadan Hindayana, Kepala BGN yang Disorot Karena Marak Kasus Keracunan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved