Tetapkan Hakim Yustisial Edy Wibowo Tersangka, KPK Tegaskan Kantongi Cukup Bukti
Selasa, 20 Desember 2022 - 09:41 WIB
loading...
Ketua KPK Firli Bahuri memastikan, pihaknya telah mengantongi kecukupan alat bukti dalam menetapkan Hakim Yustisial MA, Edy Wibowo (EW) sebagai tersangka. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri memastikan, pihaknya telah mengantongi kecukupan alat bukti dalam menetapkan Hakim Yustisial Mahkamah Agung (MA), Edy Wibowo (EW) sebagai tersangka. Edy Wibowo ditetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan suap terkait pengurusan perkara di MA.
Edy Wibowo merupakan salah satu pihak yang pernah terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK pada 21 September 2022. Namun, Edy dilepas kembali karena belum ditemukan kecukupan alat bukti. Saat ini, KPK telah menemukan alat bukti yang cukup untuk menetapkan tersangka dan menahan Edy.
"Saudara EW ditahan karena hari ini kami mendapatkan cukup bukti, karena dasar dari Undang-Undang Nomor 8 Tahun 81, dicantumkan dengan Pasal 21 tentang syarat-syarat penahanan. salah satunya adalah cukup bukti," kata Firli saat dikonfirmasi, Selasa (20/12/2022).
Baca juga: Dugaan Suap Pengurusan Perkara di MA, Hakim Yustisial Kembali Jadi Tersangka
Penetapan tersangka dan penahanan terhadap Edy Wibowo, kata Firli, juga berkat bantuan dari berbagai pihak. Termasuk juga, kerja sama dari lembaga lembaga eksekutif, legislatif, maupun yudikatif bahkan partai politik. Hal itu, ditekankan Firli, dilakukan dalam rangka membersihkan Indonesia dari korupsi.
Edy Wibowo merupakan salah satu pihak yang pernah terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK pada 21 September 2022. Namun, Edy dilepas kembali karena belum ditemukan kecukupan alat bukti. Saat ini, KPK telah menemukan alat bukti yang cukup untuk menetapkan tersangka dan menahan Edy.
"Saudara EW ditahan karena hari ini kami mendapatkan cukup bukti, karena dasar dari Undang-Undang Nomor 8 Tahun 81, dicantumkan dengan Pasal 21 tentang syarat-syarat penahanan. salah satunya adalah cukup bukti," kata Firli saat dikonfirmasi, Selasa (20/12/2022).
Baca juga: Dugaan Suap Pengurusan Perkara di MA, Hakim Yustisial Kembali Jadi Tersangka
Penetapan tersangka dan penahanan terhadap Edy Wibowo, kata Firli, juga berkat bantuan dari berbagai pihak. Termasuk juga, kerja sama dari lembaga lembaga eksekutif, legislatif, maupun yudikatif bahkan partai politik. Hal itu, ditekankan Firli, dilakukan dalam rangka membersihkan Indonesia dari korupsi.
Lihat Juga :