Demokrat Tegaskan Isu Perpanjangan Jabatan Bentuk Pengkhianatan Demokrasi

Jum'at, 09 Desember 2022 - 12:09 WIB
loading...
Demokrat Tegaskan Isu...
Politikus senior Partai Demokrat sekaligus Wakil Ketua MPR, Syarif Hasan menegaskan, isu perpanjangan jabatan Presiden, bentuk pengkhianatan demokrasi. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Isu perpanjangan jabatan Presiden yang dihembuskan elite politik dan pemerintahan dinilai sebagai wujud pengkhianatan terhadap demokrasi di era reformasi. Hal ini ditegaskan politikus senior Partai Demokrat sekaligus Wakil Ketua MPR, Syarif Hasan.

Syarif Hasan menyampaikan pandangannya itu dalam merespons pernyataan dari Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet), yang menyebutkan pemerintahan Jokowi perlu dilanjutkan.

"Kalau pernyataan itu benar, maka saya tegaskan bahwa itu pemikiran usaha untuk merusak konstitusi kita dan demokrasi yang sangat baik yang sedang kita tegakkan bersama di Indonesia," ujar Syarif Hasan ketika dikonfirmasi MNC Portal, Jumat (9/12/2022).

Baca juga: Masinton Tegaskan PDIP Tolak Perpanjangan Masa Jabatan Presiden

Syarif menegaskan, tidak ada hubungannya antara kepuasan rakyat dengan upaya untuk melanggar konstitusi negara. "Hak demokrasi Rakyat yang harus kita patuhi," pungkas Syarif Hasan.

Sementara itu, Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani menyebutkan, patut diduga pernyataan Bamsoet adalah bentuk dukungan pada perpanjangan masa jabatan Presiden atau Jokowi 3 periode.

"Jika demikian adanya, tentu Ini kita sayangkan. Ini menjadi pembegalan demokrasi dan penghianatan reformasi. Pernyataan Bamsoet terkait Pilkada serentak 2024 dengan berbagai argumentasi yang disampaikan lebih pas dan relevan jika disampaikan pada 2020 atau 2021 yang lalu," ungkap Kamhar Lakumani.

Baca juga: Masa Jabatan Presiden 3 Periode Akan Lahirkan Otoriterianisme

Ia mengungkapkan pada saat itu sebenarnya di Komisi II DPR seluruh kelompok fraksi berpandangan untuk tetap dilaksanakan Pilkada pada 2022 dan 2023, namun pemerintah yang meminta agar Pilkada serentak dilaksanakan pada 2024.

"Partai Demokrat pun pada masa itu berpandangan agar Pilkada tetap diselenggarakan pada 2022 dan 2023, namun ketika pemerintah telah memutuskan tetap mengacu pada UU Pemilu tanpa ada revisi semua partai termasuk Partai Demokrat menyesuaikan," jelasnya.

Sehingga kata Kamhar jika saat ini Bamsoet kembali menyampaikan wacana tentang ini, menjadi anakronisme atau tak relevan. Apalagi wacana penundaan pemilu, lebih tak relevan lagi.

"Berbagai survei terkait ini telah dilakukan dan hasilnya rakyat tak menghendaki penundaan pemilu maupun perpanjangan masa jabatan. Sebagai wakil rakyat sebaiknya Bamsoet jangan pernah berniat apalagi bertindak menghianati rakyat," pungkas Kamhar Lakumani.

Sebagaimana diketahui sebelumnya dalam rilis Survei Poltracking Indonesia secara virtual, Kamis (8/12/2022), Ketua MPR Bambang Soesatyo menyebutkan 73,2 persen responden puas dengan kinerja Jokowi-Ma'ruf Amin, menunjukkan ada korelasi angka tersebut dengan keinginan masyarakat kembali dipimpin Jokowi.

"Pertanyaan pentingnya bagi saya bukan soal puas atau tidak puasnya publik. Tapi apakah ini berkorelasi dengan keinginan publik untuk terus Presiden Jokowi ini memimpin kita semua. Saya sendiri ingin tahu keinginan publik yang sesungguhnya ini apa. Apakah kepuasan ini ada korelasinya dengan keinginan masyarakat beliau tetap memimpin kita dalam masa transisi ini," ucap Bambang Soesatyo.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Prajurit TNI Gugur...
3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Ibas Kecam Serangan terhadap Pasukan Perdamaian
Di Harlah 100 Tahun...
Di Harlah 100 Tahun NU, Ketua MPR: NU Akan Kuat bila Dompet Jemaahnya Tebal
Banjir dan Longsor di...
Banjir dan Longsor di Sumatera Belum Berstatus Bencana Nasional, Ketua MPR: Presiden Punya Pertimbangan
Bertemu Prabowo untuk...
Bertemu Prabowo untuk Ucapkan Selamat Ulang Tahun, Ketua MPR: Tak Ada Selebrasi
Ahmad Sahroni Kembali...
Ahmad Sahroni Kembali Muncul ke Publik, Kali Ini Wisuda S3 Doktor Ilmu Hukum
Ketua MPR Harap-harap...
Ketua MPR Harap-harap Cemas Tunggu Pelantikan Komite Reformasi Polri
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
Ketua MPR Ungkap Alasan...
Ketua MPR Ungkap Alasan Juri Cerdas Cermat Tak Ucapkan Minta Maaf ke Publik
Ketua MPR Ungkit Peran...
Ketua MPR Ungkit Peran NU bagi Republik, dari Medan Juang hingga Menenangkan Umat
Rekomendasi
Satgas PRR Aceh Minta...
Satgas PRR Aceh Minta BPJN-Pemda Bangun Komunikasi dengan Warga Enang-Enang
Apa Itu Longevity? Gaya...
Apa Itu Longevity? Gaya Hidup Sehat yang Mulai Tren di Indonesia
Tiga Raja HP Konser...
Tiga Raja HP Konser Diadu: Samsung, Oppo, vivo Bertarung di Panggung Feast dan Hindia
Berita Terkini
Citra Positif Polri...
Citra Positif Polri Meningkat, Pakar: Masyarakat Rasakan Perubahan Kinerja Kepolisian
Perang Iran 2026: Akhir...
Perang Iran 2026: Akhir Pertempuran, Awal Perebutan Kemenangan
PHK Massal Berisiko...
PHK Massal Berisiko Gerus Kelas Menengah, Sekjen Perindo Ferry Kurnia Dorong Insentif Dunia Usaha
Menkomdigi Meutya Hafid:...
Menkomdigi Meutya Hafid: 4,7 Juta Akun Anak di TikTok dan YouTube Dinonaktifkan
Tinjau Teknologi Tanam...
Tinjau Teknologi Tanam PM-AAS, Presiden Prabowo Sebut Inovasi Pertanian Revolusioner
Dasco Undang Serikat...
Dasco Undang Serikat Buruh dan Pemerintah Bahas Ancaman PHK
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved