Revolusi Kertas Putih di China Bisa Mengubah Sistem Otoriter di Taiwan?

Selasa, 06 Desember 2022 - 21:09 WIB
loading...
A A A
Peristiwa di Xinjiang yang menewaskan 10 orang dalam kebakaran dan menyulut demonstrasi besar-besaran di seantero China telah menyadarkan kelompok pemuda Taiwan, bahwa ternyata selama ini mereka mempunyai nasib yang sama. Mereka patuh pada pemerintah yang salah, patuh pada pemerintah yang otoriter. Ini dibuktikan dengan gagalnya pemilihan kepala daerah di Taiwan yang dilaksanakan akhir November lalu.

Kemudian, kenapa Partai Komunis China mengumumkan segera menghapus segala bentuk pembatasan bergerak? Ini hanya semata-mata ingin mempertahankan kediktatorannya kembali. Konghucu pernah berkata, bahwa diktator harus memiliki pengikut yang patuh, kalau tidak, diktator akan seperti tubuh yang kehilangan nutrisi. Oleh karena itu, Partai Komunis harus segera memposisikan bahwa Revolusi Kertas Putih bukanlah revolusi rakyat yang menentang diktator, akan tetapi kebebasan bersuara yang “nyata” dari rakyat China. Partai Komunis siap menampung aspirasi rakyat, sebagaimana mereka adalah pasukan pembebasan rakyat di zaman Chiang Kai-shek, dan tentu ini semata-mata demi memenangkan hati rakyat kembali.

Kembali ke kekalahan kelompok pro-kemerdekaan di pilkada Taiwan, mengapa pemerintah diktator di Taiwan mengabaikan suara rakyat? Berbeda dengan saudaranya Partai Komunis, Partai DPP yang berkuasa di Taiwan mengetahui dengan jelas bahwa mereka dan rakyat yang taat berada di perahu yang sama, sehingga pemerintah diktator di Taiwan tidak akan gentar dengan perlawanan rakyat, karena mereka mempunyai musuh bersama, yaitu Daratan China dan komunis China. Lebih tepatnya lagi, otoritas yang berkuasa di Taiwan menjiplak ilmu politik Amerika dan menganggap yang berasal dari Amerika itu sebagai demokrasi rakyat. Pemerintah Taiwan bahkan tidak sadar bahwa mereka bersama Amerika telah membentuk sistem otoriter yang membungkam kebebasan rakyat Taiwan.

Sementara itu, para pendukung pemerintah pro kemerdekaan Taiwan tidak hanya tidak peduli dengan demokrasi, bahkan mereka tidak bisa berdemokrasi, karena sistem demokrasi menganggap bahwa setiap orang memiliki preferensinya sendiri, dan pilihan para pendukung pemerintah Taiwan adalah mereka rela dikibuli oleh kelompok pemecah belah bangsa yang berkuasa.

Hampir seluruh rakyat Taiwan yang mendukung kemerdekaan, tidak ada identitas atau pilihan yang layak dipertahankan, karena mereka atas nama kemerdekaan, berusaha keras menipu diri mereka sendiri dengan menghapus identitas kecinaan mereka. Bahkan, sesungguhnya mereka takut demokrasi yang benar-benar demokrasi. Oleh karena itu, mereka selalu berteriak bahwa nasib rakyat Taiwan ditentukan oleh rakyat Taiwan sendiri, bukan oleh negara lain, akan tetapi mereka selalu mengandalkan Amerika untuk menentukan nasib mereka.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Airlangga Bertolak ke...
Airlangga Bertolak ke Shanghai Tanda Tangani Pendirian WAICO
Kritik Baru terhadap...
Kritik Baru terhadap Putusan Arbitrase Laut China Selatan: Perspektif Realisme
Satu Dekade Laut China...
Satu Dekade Laut China Selatan: Stabilitas Kawasan Ketimbang Kontestasi
UMKM Nasional Miliki...
UMKM Nasional Miliki Ketangguhan Hadapi Serbuan Produk China
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
China Pastikan Kendaraan...
China Pastikan Kendaraan Listrik Berukuran Besar Merusak Jalan
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
Rekomendasi
SPKS Dorong Riset BPDP...
SPKS Dorong Riset BPDP Hasilkan Teknologi Murah untuk Petani Sawit
Sinopsis The Value of...
Sinopsis The Value of Patience: Perjuangan Alex Mengejar Cinta dan Masa Depan
Kisah Menakjubkan dalam...
Kisah Menakjubkan dalam Al-Qur'an: Orang-Orang yang Diselamatkan Allah dari Berbagai Musibah
Berita Terkini
Prabowo Singgung Londo...
Prabowo Singgung Londo Ireng: Sekarang Pakai Baju Wartawan, Pengamat, hingga LSM
Dokter Tifa Sudah Siapkan...
Dokter Tifa Sudah Siapkan 2.000 Pertanyaan untuk Jokowi jika Sidang Berlanjut
Perjalanan Rapat Istana...
Perjalanan Rapat Istana Sempat Tertunda, Mentan Amran Turun Tangan Selamatkan Korban Kecelakaan
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pengacara Jokowi Tawarkan Restorative Justice
Puluhan Organisasi Tolak...
Puluhan Organisasi Tolak Penerapan PP No 28/2024 Tentang Kesehatan
Sebut Ada 3 Kancil Politik...
Sebut Ada 3 Kancil Politik Indonesia, Prabowo: Kalau Berkumpul, Bahaya
Infografis
3 Keutamaan Surat Al...
3 Keutamaan Surat Al Mulk, Bisa Jadi Syafaat Kelak di Hari Kiamat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved