Refleksi KUPI 2: Mewujudkan Peradaban yang Berkeadilan

Selasa, 06 Desember 2022 - 17:57 WIB
loading...
A A A
Untungnya, pada musyawarah di hari berikutnya, isu-isu tersebut dibahas lebih lama. Tentunya dilihat dari berbagai aspek, terutama maqashid syariah-nya. Konsep maqashid syariah tentu mengedepankan nilai kemasalahatan yang lebih besar daripada mudharat yang kecil, sehingga pesan Islam yang rahmatan lil ‘alamin dapat dirasakan oleh seluruh makhluk di muka bumi ini.

Akhir dari musyawarah peran perempuan dalam menjaga NKRI dari bahaya ekstrimisme beragama melahirkan hukum wajib. Tentu ini adalah konklusi paling maslahah. Peran perempuan tidak hanya sebagai khalifah fil ardl yang sama dengan laki-laki perannya dalam menjaga NKRI, tetapi juga sebagai madrasatul ula bagi seluruh anak di Tanah Air.

Hal ini yang membuat peran perempuan harus lebih depan dan lebih penting dalam mencegah ekstremisme beragama. Berikutnya, pada musyawarah keagamaan tentang bahaya pemotongan dan pelukaan genetalia perempuan (P2GP) ini lebih hangat dibanding musyawarah peran perempuan dalam mencegah ekstrimisme.

Pada musyawarah ini, ada banyak pendapat yang mengungkapkan bahaya P2GP. Namun ada juga yang berpendapat P2GP tidak berdampak buruk terhadap perempuan sehingga tidak masalah jika masih ada yang melakukan hal tersebut, misalnya khitan bagi perempuan.

Khitan perempuan adalah budaya yang sudah mengakar di Indonesia. Banyak ahli agama berpendapat khitan perempuan adalah keharusan setiap anak atau bayi perempuan.

Padahal sebenarnya, dari keempat madzhab fiqih (madzhab arba’ah) tidak ada yang mewajibkan hukum khitan bagi perempuan. Dari refleksi sahabat-sahabat yang mengikuti musyawarah ini, pemotongan genetalia ini sangat variatif.

Ada yang seluruhnya dipotong, ada yang dipotongnya sedikit saja, ada yang dipotong ujungnya saja, ada yang dilukai saja, ada yang hanya formalitas saja dengan menempelkan pisau atau guntingnya. Dari kategorisasi pemotongan saja khitan pada perempuan ini tidak jelas bagian mananya, sehingga perlu digali kembali maqashid syariah dalam P2GP ini.

Tentu ini tantangan akademisi, ustazah, tokoh agama, tokoh perempuan, dan sebagian perempuan yang sudah mendapatkan ilmu tentang mudharat yang lebih banyak akibat P2GP ini dibanding maslahah dari kekhawatiran yang belum terjadi.

Momen lain di tengah acara KUPI ini adalah semarak bazar di lapangan utama Bangsri, Jepara yang sangat meriah. Lokasinya kurang lebih 2 km dari pondok pesantren. Peserta difasilitasi kendaraan untuk dapat berangkat ke bazar.

Di lokasi tidak hanya ramai bazar makanan, baju, tetapi juga pertunjukan budaya setiap malam. Pertunjukkan tersebut tidak hanya bisa dinikmati peserta KUPI 2 tetapi masyarakat sekitar dan umum. Hal ini menambah sisi positif dari kegiatan ini. Bahwa KUPI hadir untuk menebarkan islam yang ramah dan penuh cinta.

Akhir dari kegiatan KUPI 2 ini adalah hasil musyawarah yang disampaikan secara terbuka. Saya merasa bangga ada dalam bagian orang-orang yag memikirkan kemaslahatan bagi jutaan perempuan di Indonesia. Meskipun penerimaannya akan bervariatif, namun saya tetap bersyukur mendapat pengetahuan luar biasa ini.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Birokrasi dan Paradoks...
Birokrasi dan Paradoks Belanja Negara
Perang Iran: Dari Bertahan...
Perang Iran: Dari Bertahan Hidup Menjadi Pengatur Kawasan?
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Asta Cita dan Reposisi...
Asta Cita dan Reposisi Peran Negara versus Pasar
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
Ramadan 2026, BRI Life...
Ramadan 2026, BRI Life Bagikan Takjil Berbuka Puasa untuk Masyarakat
Perkuat Dakwah dan Kebersamaan,...
Perkuat Dakwah dan Kebersamaan, MNC Peduli Dukung Program Ramadan Masjid Raudhatul Jannah
322 Personel Amankan...
322 Personel Amankan Maulid Nabi di Makam Mbah Priok, Kapolres: Agar Berjalan Lancar
Rekomendasi
Mengapa iPhone 11 Masih...
Mengapa iPhone 11 Masih Didukung iOS 27? Ini Jawabannya
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
71 Kali Gempa Susulan...
71 Kali Gempa Susulan Terjadi Pascagempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Berita Terkini
Elza Syarief Mendadak...
Elza Syarief Mendadak Mundur sebagai Pengacara Sony Sonjaya, Alasannya Merasa Dibohongi
Sudewo Klaim Namanya...
Sudewo Klaim Namanya Dicatut Soal Pemerasan Jabatan Perangkat Desa, KPK: Publik Bisa Cermati Dakwaan
Pakar Hukum Dukung Kejagung...
Pakar Hukum Dukung Kejagung Terapkan TPPU untuk Ungkap Korupsi Makan Bergizi Gratis
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa 18 Juni, Kejagung Dalami 26 Tokoh Terkait Kasus Korupsi MBG
Konsolidasi Nasional,...
Konsolidasi Nasional, KNPI Gandeng Pemuda dan Mahasiswa Gelar Aksi Dukung Prabowo
Pengamat: Pemberantasan...
Pengamat: Pemberantasan Korupsi Tak Maksimal jika Hanya Berfokus pada Pelaku
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved