Lansia Wajib Disuntik Vaksin Booster Kedua karena Kelompok Rentan
Selasa, 29 November 2022 - 17:52 WIB
loading...
A
A
A
Lansia harus terlebih dulu mengikuti vaksin primer dosis pertama dan kedua serta booster pertama untuk mendapatkan booster dosis kedua. Sedangkan jarak vaksin booster pertama dan kedua setidaknya enam bulan.
Dia mengimbau masyarakat agar segera mengikuti vaksin lengkap karena cakupan vaksinasi primer dan booster di beberapa daerah masih di bawah 70% dari total populasi yang ditarget mendapatkan vaksin. Di sisi lain, Covid-19 terbukti masih ada.
Masyarakat banyak terinfeksi varian XBB yang menyebabkan kasus harian Covid-19 di Indonesia melonjak naik beberapa waktu terakhir. Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Erlina Burhan mengungkapkan ada beberapa kelompok yang rentan terinfeksi varian XBB, salah satunya belum terima vaksin dosis lengkap.
Bahkan, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan orang yang belum pernah vaksin Covid-19 sama sekali memiliki risiko meninggal di gelombang penyebaran Covid-19 kali ini. Kewaspadaan dinilai semakin perlu ditingkatkan saat menghadapi libur akhir tahun. Sebab, berkaca pada kejadian sebelumnya, kasus Covid-19 cenderung naik pascalibur panjang.
Dia mengimbau masyarakat agar segera mengikuti vaksin lengkap karena cakupan vaksinasi primer dan booster di beberapa daerah masih di bawah 70% dari total populasi yang ditarget mendapatkan vaksin. Di sisi lain, Covid-19 terbukti masih ada.
Masyarakat banyak terinfeksi varian XBB yang menyebabkan kasus harian Covid-19 di Indonesia melonjak naik beberapa waktu terakhir. Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Erlina Burhan mengungkapkan ada beberapa kelompok yang rentan terinfeksi varian XBB, salah satunya belum terima vaksin dosis lengkap.
Bahkan, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan orang yang belum pernah vaksin Covid-19 sama sekali memiliki risiko meninggal di gelombang penyebaran Covid-19 kali ini. Kewaspadaan dinilai semakin perlu ditingkatkan saat menghadapi libur akhir tahun. Sebab, berkaca pada kejadian sebelumnya, kasus Covid-19 cenderung naik pascalibur panjang.
(rca)
Lihat Juga :