alexametrics

Orang Tua Meninggal karena Corona, Semua Harus Peduli Pengasuhan Anak

loading...
Orang Tua Meninggal karena Corona, Semua Harus Peduli Pengasuhan Anak
Menteri PPPA Bintang Puspayoga menilai, merebaknya wabah virus Corona (Covid-19), berpotensi menyebabkan kemungkinan terjadinya penelantaran anak. Foto/Kemen PPPA
A+ A-
JAKARTA - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga menilai, merebaknya wabah virus Corona (Covid-19), berpotensi menyebabkan kemungkinan terjadinya penelantaran anak.

(Baca juga: Pulih 11 Orang, Total 765 WNI di Luar Negeri Sembuh Covid-19)

Kondisi itu terutama terjadi pada anak yang orang tuanya terinfeksi atau meninggal akibat Corona, berpotensi kehilangan pengawasan dan pengasuhan inti. Sehingga akan berakibat buruk bagi tumbuh kembang anak.

"Salah satu bentuk kekerasan dan eksploitasi pada anak adalah pengabaian pengasuhan yang menyebabkan anak-anak terlantar. Dinamika kemajuan teknologi dan gaya hidup, perilaku orang-orang dewasa sekitarnya anak terkadang menempatkan anak pada situasi rentan dan perlakuan salah lainnya yang mengabaikan hak-hak anak," ujar Bintang dalam siaran pers, Kamis (9/7/2020).



Untuk melindungi anak, Bintang akui, pemerintah tidak bisa melakukan sendiri. Dukungan dan kerja sama berbagai pihak dibutuhkan dalam melindungi perempuan dan anak dari segala bentuk kekerasan dan perlakuan salah lainnya. (Baca juga: Menko PMK Tegaskan Salat Idul Adha Tetap Mengacu Status Zonasi)

Dia menyebutkan, ada empat 4 (empat) pilar utama pembangunan anak yaitu pemerintah, lembaga masyarakat, dunia usaha, dan media yang perlu bergandengan tangan dan komitmen bersama dalam memberi perlindungan serta pengasuhan terbaik bagi anak.



Salah satu yang diharapkannya menjadi mitra KemenPPPA yaitu tim penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK). "Kami mohon kerja sama ibu-ibu PKK yang saya pikir mempunyai kekuatan yang sangat besar bisa membantu KemenPPPA. Apalagi gerbong PKK ini ada sampai tingkat dasawisma," tegas dia.

Terkait pengasuhan asnak di masa pandemi Corona, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah Siti Atiqoh mengatakan, beban terbesar diemban oleh perempuan karena harus memastikan gizi keluarga terjamin, kesehatan anak terpenuhi, dan mendampingi belajar anak. Namun, ia juga mengingatkan agar perempuan juga tidak lupa memikirkan dirinya sendiri.
halaman ke-1 dari 2
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak