Kejagung Periksa 8 Saksi Bongkar Kasus Korupsi Proyek BTS 4G Kominfo
Senin, 28 November 2022 - 19:49 WIB
loading...
Kejagung memeriksa delapan saksi untuk membongkar kasus dugaan korupsi penyediaan infrastruktur BTS 4G dan infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, dan 5 BAKTI Kementerian Kominfo Tahun 2020-2022. ILUSTRASI FOTO/IST
A
A
A
JAKARTA - Kejaksaan Agung ( Kejagung ) memeriksa delapan saksi untuk membongkar kasus dugaan korupsi penyediaan infrastruktur Base Transceiver Station ( BTS) 4G dan infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, dan 5 BAKTI Kementerian Komunikasi dan Informatika Tahun 2020-2022. Kejagung telah meningkatkan status kasus ini dari penyelidikan ke penyidikan.
"Jampidsus memeriksa 8 orang saksi yang terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi tersebut," kata Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana di Jakarta, Senin (28/11/2022).
Saksi-saksi yang diperiksa tersebut di antaranya MS, Human Development Universitas Indonesia Tenaga Ahli Transmisi; Kemudian KR, Human Development Universitas Indonesia Tenaga Ahli Komunikasi; IKS, Human Development Universitas Indonesia Tenaga Ahli Elektrikal.
Kemudian INS, Human Development Universitas Indonesia Tenaga Ahli Elektrikal; YS, Human Development Universitas Indonesia Tenaga Ahli Jaringan; MW, Human Development Universitas Indonesia Tenaga Ahli Elektrikal. Lalu KKP, Human Development Universitas Indonesia RF Planning; OR, Human Development Universitas Indonesia Tenaga Ahli Tower.
"Jampidsus memeriksa 8 orang saksi yang terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi tersebut," kata Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana di Jakarta, Senin (28/11/2022).
Saksi-saksi yang diperiksa tersebut di antaranya MS, Human Development Universitas Indonesia Tenaga Ahli Transmisi; Kemudian KR, Human Development Universitas Indonesia Tenaga Ahli Komunikasi; IKS, Human Development Universitas Indonesia Tenaga Ahli Elektrikal.
Kemudian INS, Human Development Universitas Indonesia Tenaga Ahli Elektrikal; YS, Human Development Universitas Indonesia Tenaga Ahli Jaringan; MW, Human Development Universitas Indonesia Tenaga Ahli Elektrikal. Lalu KKP, Human Development Universitas Indonesia RF Planning; OR, Human Development Universitas Indonesia Tenaga Ahli Tower.
Lihat Juga :