Ekosistem UMKM untuk Tumbuh dan Kembang

Senin, 04 Mei 2026 - 06:32 WIB
loading...
Ekosistem UMKM untuk...
Candra Fajri Ananda, Wakil Ketua Badan Supervisi OJK. Foto: Dok Sindonews
A A A
Candra Fajri Ananda
Wakil Ketua Badan Supervisi OJK

SEIRING dengan perkembangan perekonomian nasional yang semakin dinamis, keberadaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menempati posisi yang sangat strategis sebagai fondasi utama dalam membangun ketahanan dan inklusivitas ekonomi Indonesia. UMKM tidak lagi dipandang sebagai sektor pelengkap, melainkan sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan yang mampu menjangkau berbagai lapisan masyarakat dan wilayah geografis. Karakteristiknya yang fleksibel, adaptif, serta berbasis pada partisipasi luas masyarakat menjadikan UMKM sebagai representasi nyata dari sistem ekonomi yang inklusif.

Pada perkembangannya, UMKM di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang sangat signifikan. Data Kemenko Perekonomian RI mencatat bahwa jumlah UMKM telah melampaui 64 juta unit pada periode 2023-2024, dengan kontribusi mencapai sekitar 99% dari total pelaku usaha nasional. Angka ini mencerminkan tingginya partisipasi masyarakat dalam kegiatan ekonomi produktif sekaligus menegaskan bahwa UMKM merupakan pilar utama dalam struktur ekonomi nasional. Pertumbuhan yang terus meningkat tersebut juga menunjukkan berkembangnya semangat kewirausahaan di berbagai wilayah, baik di kawasan perkotaan maupun perdesaan, yang pada akhirnya memperkuat basis ekonomi domestik secara luas dan merata.

Selain itu, kekuatan UMKM semakin terlihat dari perannya dalam menyerap tenaga kerja serta kontribusinya terhadap output ekonomi nasional. Data dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia (2023) menunjukkan bahwa sektor UMKM mampu menyerap sekitar 117 hingga lebih dari 120 juta tenaga kerja, atau setara dengan 96-97% dari total tenaga kerja nasional. Kontribusinya terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pun mencapai kisaran 61-63% pada tahun yang sama. Hal tersebut menegaskan bahwa UMKM tidak hanya unggul secara jumlah, tetapi juga memiliki peran substansial dalam menciptakan nilai tambah ekonomi.

Kendati demikian, besarnya kontribusi UMKM dari sisi kuantitas dan penyerapan tenaga kerja tersebut belum secara otomatis menjamin keberlanjutan dan daya saingnya dalam jangka panjang. Kondisi tersebut menegaskan adanya kesenjangan antara kekuatan struktural UMKM dan kapasitasnya dalam menghadapi dinamika persaingan global yang kian kompleks.

Dinamika UMKM Indonesia

Pembahasan mengenai keberlanjutan (sustainability) dan proses peningkatan kelas UMKM menuntut pemenuhan sejumlah prasyarat mendasar, yakni daya saing, jejaring bisnis (business network), serta integrasi rantai pasok (supply chain). Ketiga dimensi tersebut berperan sebagai fondasi utama yang menentukan kapasitas UMKM untuk bertahan sekaligus berkembang dalam dinamika ekonomi global yang semakin kompetitif.

Secara faktual, UMKM mendominasi struktur ekonomi Indonesia dengan jumlah yang telah melampaui 64-66 juta unit usaha pada periode 2023-2024. Meski demikian, dominasi dari sisi kuantitas tersebut belum sepenuhnya diimbangi dengan kualitas daya saing yang memadai, sehingga isu keberlanjutan masih menjadi tantangan krusial dalam mendorong transformasi UMKM ke tingkat yang lebih maju.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penyesuaian Tarif PNBP...
Penyesuaian Tarif PNBP Berkeadilan, Tarif Merek UMKM Tetap dan Pendaftaran Hak Cipta Lagu Gratis
Smartwatch AI, Kala...
Smartwatch AI, Kala Algoritma Mulai Membentuk Cara Kita Menilai Diri
Masalah Perampasan Aset...
Masalah Perampasan Aset Tindak Pidana
Mahalnya Harga Stabilitas
Mahalnya Harga Stabilitas
Perang Iran Menjadi...
Perang Iran Menjadi Warisan Buruk Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat
Apakah Pengadilan Tengah...
Apakah Pengadilan Tengah Mengadili Metode Berpikir dr Tifa dan Roy Suryo?
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026 Resmi Dibuka, UMKM dan Ekraf Lokal Siap Naik Kelas
Keberhasilan HUT Papua...
Keberhasilan HUT Papua Tengah Gerakkan UMKM, Talius Tabuni Minta Jadi Acuan Program Daerah
Tumbuh Bersama GrabModal:...
Tumbuh Bersama GrabModal: Dari Rumah Kontrakan, Mama Khas Banjar Kini Punya Belasan Karyawan
Rekomendasi
Aldi Taher Kena Semprot...
Aldi Taher Kena Semprot Netizen usai Minta Ruben Onsu dan Sarwendah Rujuk
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
32 Negara Siap Meriahkan...
32 Negara Siap Meriahkan 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026
Berita Terkini
Hukum dan Ekonomi: Penopang...
Hukum dan Ekonomi: Penopang Keberhasilan Piala Dunia 2026
Pakar: Penetapan Tersangka...
Pakar: Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah Bukti Profesionalisme Kejagung
Febrie Adriansyah Ditahan,...
Febrie Adriansyah Ditahan, Eks Penyidik KPK: Kejagung Tunjukkan Keseriusan
Anis Matta soal Politik...
Anis Matta soal Politik Luar Negeri Bebas Aktif: Jangan Datang kepada Orang Hanya Waktu Kita Punya Masalah
Mohon Perlindungan Presiden,...
Mohon Perlindungan Presiden, Asosiasi Petani Tembakau Tolak Rancangan Pembatasan Kadar Nikotin
Ketua MUI Harap KUII...
Ketua MUI Harap KUII VIII Keluarkan Rekomendasi Tegas Penolakan Praktik LGBT
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved