53 Perusahaan Farmasi Diminta Uji Ulang, Baru 2 Diumumkan BPOM

Senin, 21 November 2022 - 20:12 WIB
loading...
53 Perusahaan Farmasi Diminta Uji Ulang, Baru 2 Diumumkan BPOM
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengeluarkan surat edaran tentang Percepatan Pengujian Mandiri Industri Farmasi dalam rangka percepatan sinkronisasi data. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Obat sirup dengan cemaran etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG) di atas ambang batas ditengarai menjadi penyebab terjadinya kasus gangguan ginjal akut. Hingga kasus ini terus diusut oleh pihak Bareskrim Mabes Polri.

Sementara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah mengeluarkan surat edaran tentang Percepatan Pengujian Mandiri Industri Farmasi dalam rangka percepatan sinkronisasi data hasil pengujian antara Labkesda dan Industri Farmasi. Surat tersebut bernomor FP.01.01/E/21487/2022 tertanggal, 17 November 2022.

Dalam surat edaran tersebut, Kemenkes meminta semua perusahaan farmasi yang tercantum namanya, memeriksa kembali obat-obatannya melalui tes secara mandiri, kemudian hasilnya dikirim melalui email milik Subdit Obat Pangan Kemenkes.

Dari data yang diterima SINDOnews, Senin (21/11/2022), daftar yang dikeluarkan oleh Kemenkes total keseluruhan produk farmasi yang diminta untuk menjalani uji mandiri sebanyak 245 produk dari total 53 perusahaan farmasi.

Baca juga: Bareskrim-BPOM Agendakan Gelar Perkara Tetapkan Tersangka Gagal Ginjal Akut

Surat Kemenkes nomor FP.01.01/E/21487/2022 yang menyatakan ada sejumlah perusahaan yang diminta segera memeriksa kembali produk-produknyanya. Namun demikian, sebagian besar perusahaan-perusahaan ini tidak pernah diumumkan oleh BPOM.

Baca juga: Begini Tanggapan Kemenkes Soal BPOM Ralat Status Keamanan Obat Afi Farma

Bahkan ke-53 perusahaan farmasi ini diminta untuk melakukan uji secara mandiri, tidak diuji oleh BPOM. Berikut 53 perusahaan farmasi yang diminta Kemenkes RI untuk melaksanakan uji mandiri terkait produk-produknya.

Baca juga: Kasus Gagal Ginjal Akut, PT Yarindo Tegaskan Beli Bahan Baku Standar Farmasi

Dari 53 perusahaan ini, hanya dua yang sudah diumumkan oleh BPOM, yaitu PT Afi Farma dan PT Universal Pharmaceutical Industries. Sedangkan PT Yarindo Farmatama tidak ada dalam daftar 53 perusahaan tersebut.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3044 seconds (11.97#12.26)