Wakasad Hadiri Pembekalan Capaja Akademi TNI dan Akpol 2020
Rabu, 08 Juli 2020 - 20:26 WIB
loading...
Wakasad Letjen TNI Moch. Fachrudin, menghadiri pembekalan Calon Perwira Remaja (Capaja) TNI-Polri oleh Presiden Jokowi, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto serta Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis. Foto/Dok Dispenad
A
A
A
JAKARTA - Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad), Letjen TNI Moch. Fachrudin, menghadiri acara pembekalan Calon Perwira Remaja (Capaja) TNI-Polri oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) , Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto serta Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis di Gedung Bhineka Eka Bhakti, Mako Akademi TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (8/7/2020).
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat, (Kadispenad) Brigjen TNI Nefra Firdaus mengatakan, 457 Capaja TNI dan 293 Capaja Polri menerima pembekalan yang diberikan oleh Kapolri, Panglima TNI, dan Presiden Joko Widodo. Pembekalan dari Presiden diberikan secara virtual dari Istana Negara.
Rangkaian Praspa TNI – Polri salah satunya pembekalan yang dilaksanakan dalam rangka memberikan bekal bagi Capaja Akademi TNI dan Akademi Kepolisian, guna memberikan wawasan pemikiran dalam menghadapi dinamika pengabdian kepada bangsa dan negara di era milenium. ”Pembekalan ini dilaksanakan menjelang pelantikan Capaja TNI-Polri yang rencananya dilaksanakan pada 14 Juli 2020 melalui video conference di Istana Negara dengan menghadirkan peraih Adhi Makayasa dan perwakilan penyumpahan,” ucapnya. (Baca juga: Jokowi Dorong Otomatisasi Persenjataan TNI)
Sedangkan, inti pembekalan dari Kapolri, yaitu seputar sinergitas TNI-Polri yang diharapkan selalu mengkristal dalam pemikiran, perilaku dan tindakan, sebagai modal dasar dalam pengabdian setelah Prasetya Perwira (Praspa). “Kita sebagai garda terdepan dan pilar utama dalam menjaga NKRI, dalam meniti karier harus menuju proses. Yang pertama, harus bertanggung jawab kepada diri sendiri, institusi dan kepada Tuhan. Yang kedua, selalu disiplin dan kerja keras. Yang ketiga, harus punya komitmen dan integritas sebagai modal dasar perwira,” ujar Nefra mengutip pesan dari Kapolri kepada Capaja. (Baca juga: Ini Pesan Ajaib Kapolri Kepada 750 Taruna TNI-Polri)
Sedangkan inti pembekalan dari Panglima TNI adalah mengenai bagaimana menjadi pemimpin yang sigap dan melek teknologi. Dikatakan Hadi, dalam pendidikan di Akademi Capaja sudah diberikan bekal bagaimana menjadi pemimpin, materi disiplin untuk diri pribadi maupun kedinasan. Hadi juga mengatakan Perwira adalah pemimpin yang jika dihadapkan pada keadaan genting dalam situasi apapun harus bisa membuat keputusan dengan cepat dan tepat. “Oleh karena itu, jangan berhenti berfikir. Karena generasi Milenial harus mampu menguasai teknologi. Domain perang modern adalah cyber dan internet of things. Sedangkan ancaman yang sedang dihadapi saat ini adalah ancaman biologi yaitu Covid-19 yang merusak tatanan kehidupan dunia dan ekonomi dunia,” pesan Hadi.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat, (Kadispenad) Brigjen TNI Nefra Firdaus mengatakan, 457 Capaja TNI dan 293 Capaja Polri menerima pembekalan yang diberikan oleh Kapolri, Panglima TNI, dan Presiden Joko Widodo. Pembekalan dari Presiden diberikan secara virtual dari Istana Negara.
Rangkaian Praspa TNI – Polri salah satunya pembekalan yang dilaksanakan dalam rangka memberikan bekal bagi Capaja Akademi TNI dan Akademi Kepolisian, guna memberikan wawasan pemikiran dalam menghadapi dinamika pengabdian kepada bangsa dan negara di era milenium. ”Pembekalan ini dilaksanakan menjelang pelantikan Capaja TNI-Polri yang rencananya dilaksanakan pada 14 Juli 2020 melalui video conference di Istana Negara dengan menghadirkan peraih Adhi Makayasa dan perwakilan penyumpahan,” ucapnya. (Baca juga: Jokowi Dorong Otomatisasi Persenjataan TNI)
Sedangkan, inti pembekalan dari Kapolri, yaitu seputar sinergitas TNI-Polri yang diharapkan selalu mengkristal dalam pemikiran, perilaku dan tindakan, sebagai modal dasar dalam pengabdian setelah Prasetya Perwira (Praspa). “Kita sebagai garda terdepan dan pilar utama dalam menjaga NKRI, dalam meniti karier harus menuju proses. Yang pertama, harus bertanggung jawab kepada diri sendiri, institusi dan kepada Tuhan. Yang kedua, selalu disiplin dan kerja keras. Yang ketiga, harus punya komitmen dan integritas sebagai modal dasar perwira,” ujar Nefra mengutip pesan dari Kapolri kepada Capaja. (Baca juga: Ini Pesan Ajaib Kapolri Kepada 750 Taruna TNI-Polri)
Sedangkan inti pembekalan dari Panglima TNI adalah mengenai bagaimana menjadi pemimpin yang sigap dan melek teknologi. Dikatakan Hadi, dalam pendidikan di Akademi Capaja sudah diberikan bekal bagaimana menjadi pemimpin, materi disiplin untuk diri pribadi maupun kedinasan. Hadi juga mengatakan Perwira adalah pemimpin yang jika dihadapkan pada keadaan genting dalam situasi apapun harus bisa membuat keputusan dengan cepat dan tepat. “Oleh karena itu, jangan berhenti berfikir. Karena generasi Milenial harus mampu menguasai teknologi. Domain perang modern adalah cyber dan internet of things. Sedangkan ancaman yang sedang dihadapi saat ini adalah ancaman biologi yaitu Covid-19 yang merusak tatanan kehidupan dunia dan ekonomi dunia,” pesan Hadi.
Lihat Juga :