Kejagung Bakal Terus Usut Kasus Korupsi yang Rugikan Masyarakat Luas

Sabtu, 19 November 2022 - 22:25 WIB
loading...
Kejagung Bakal Terus...
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Ketut Sumedana dalam diskusi bertajuk Kejaksaan Turun Tangan, Mafia Migor Kebingungan di sela-sela acara Sound of Justice di SMESCO, Jakarta, Sabtu (19/11/2022). Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Kejaksaan Agung ( Kejagung ) bakal terus mengusut kasus korupsi yang merugikan masyarakat luas usai pengungkapan mafia minyak goreng (migor). Hal tersebut tercermin dengan pengusutan kasus dugaan korupsi grup PT Duta Palma.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Ketut Sumedana menuturkan bahwa kasus grup Duta Palma punya kemiripan dengan mafia migor. Kerugian negara dan ekonomi yang ditimbulkan pun terbilang fantastis.

"Setelah kita usut kasus minyak goreng, ada satu kasus mirip minyak goreng, namanya kasus Duta Palma. Jadi, perkara Duta Palma (menyebabkan) kerugian negara hampir Rp100 triliun. Sepanjang sejarah penegakan hukum korupsi, belum ada yang lebih dari Rp100 triliun," katanya dalam diskusi bertajuk “Kejaksaan Turun Tangan, Mafia Migor Kebingungan" di sela-sela acara Sound of Justice di SMESCO, Jakarta, Sabtu (19/11/2022).

Baca juga: Sudah Sita Rp11 Triliun, Kejagung Terus Kejar Aset Surya Darmadi



Dia menuturkan, nilai Rp100 triliun tidak saja dihitung secara kerugian negara. “Tapi kita hitung impact-nya, ada sengketa lahan, pengambilan lahan paksa, ada lahan yang diambil seharusnya 1.000 hektare jadi 8.000 hektare. Jadi, efeknya dominonya kita hitung," tuturnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, Kejagung menerapkan pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU) untuk mengoptimalkan pengembalian kerugian negara dalam kasus tersebut. Selain itu, aset-aset tersangka yang juga bos Duta Palma Surya Darmadi alias Apeng diblokir lebih dari Rp17 triliun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Kejagung Tetapkan Penyedia...
Kejagung Tetapkan Penyedia Motor Listrik BGN Andri Mulyono Jadi Tersangka
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Respons Hukum Kejagung...
Respons Hukum Kejagung Dinilai Kunci Benahi Tata Kelola MBG
Kejagung Tetapkan Tersangka...
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Dugaan Korupsi MBG, Berperan Atur Mitra dan Titik Dapur
Pimpinan Lembaga Antirasuah...
Pimpinan Lembaga Antirasuah Diduga Terseret Kasus MBG, Ini Tanggapan KPK
Jadi Atensi Publik,...
Jadi Atensi Publik, Kejaksaan Siapkan 7 Jaksa Senior Kawal Sidang Richard Lee
Richard Lee Segera Disidang...
Richard Lee Segera Disidang usai Berkas Perkara Lengkap
Jelang P21 Kasus Roy...
Jelang P21 Kasus Roy Suryo Cs, Polda Metro Masih Tunggu Penelitian Berkas dari Kejaksaan
Rekomendasi
Pertamina EP Cepu Catat...
Pertamina EP Cepu Catat Kinerja Positif, Siap Percepat Transisi Energi
Dalil Hadis tentang...
Dalil Hadis tentang Keutamaan Muharram dan Amalannya
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Berita Terkini
Kritik Menggema Jelang...
Kritik Menggema Jelang Muktamar, Warga NU Depok Soroti Tata Kelola PBNU
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
MBG Perlu Dilanjutkan...
MBG Perlu Dilanjutkan dengan Evaluasi, Perbaikan Tata Kelola, dan Efisiensi Anggaran
Demonstrasi Ketidakpastian...
Demonstrasi Ketidakpastian Hukum dalam Penanganan Perkara dr Tifa dan Roy Suryo pada Polemik Ijazah Joko Widodo
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Pengamat UGM: Tak Bisa Ditahan Lagi Pemerintah
HUT ke-6 LAFKI, Transformasi...
HUT ke-6 LAFKI, Transformasi Kesehatan Tak Boleh Hanya Terjadi di Atas Kertas
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved